
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kanan) memberikan keterangan pers saat meninjau pengerukan kali Sepak di Jakarta, Senin (26/01/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H, muncul tren mengkhawatirkan di media sosial mengenai warga yang nekat menggadaikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus. Gubernur Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa tindakan ini sangat dilarang karena menyalahi esensi utama bantuan tersebut, yakni menjamin masa depan pendidikan anak-anak Jakarta.
Beredarnya fenomena gadai KJP membuat orang nomor satu di Jakarta ini segera mengambil langkah tegas. Ia memastikan akan memperketat pengawasan melalui instansi terkait.
"Yang pertama khusus untuk KJP, segera saya akan koordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk tidak digadaikan," ujar Pramono, Kamis (12/2).
Pramono menjelaskan, KJP merupakan instrumen krusial bagi warga kelas bawah. Meski biaya sekolah sudah digratiskan, dana KJP hadir untuk memenuhi kebutuhan penunjang seperti peralatan sekolah hingga akses pangan murah bagi keluarga tidak mampu.
Lebih lanjut, Gubernur Pramono menekankan bahwa keberhasilan Jakarta dalam menekan angka kemiskinan dan stunting tidak lepas dari efektivitas bantuan sosial pendidikan ini.
"Karena KJP ini adalah hal yang prinsip untuk bisa merubah kehidupan masyarakat terutama di lapis terbawah," tegasnya.
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) memang menunjukkan tren positif pada indikator kesejahteraan di Jakarta. Pramono optimistis program-program pendidikan adalah motor penggerak utamanya.
"Hal itu terbukti dari hasil apa, BPS kita, Badan Pusat Statistik, semua indikator kita berkaitan dengan kemiskinan, stunting, dan sebagainya mengalami perbaikan. Saya meyakini itu karena ada KJP, KJMU, pemutihan ijazah, dan sebagainya," ungkapnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
