Nasib pilu menimpa seorang penjual es kue di Kemayoran. Pria bernama Sudrajat ini mengaku menjadi korban kekerasan oleh oknum. (istimewa)
JawaPos.com - Nasib pilu menimpa seorang penjual es kue di Kemayoran. Pria bernama Sudrajat ini mengaku menjadi korban kekerasan oleh oknum aparat usai es kue yang dijualnya dituduh berbahan dasar spons.
Kejadian yang kini viral di media sosial tersebut terjadi pada Sabtu (24/1). Dikutip dari video beredar, Sudrajat menceritakan detik-detik mencekam saat dirinya didatangi oleh sejumlah oknum yang awalnya ia sangka sebagai pembeli biasa.
"Dia beli, beli es kue, saya belum tahu dia polisi," ujarnya dikutip JawaPos.com, Selasa (27/1).
Setelah membeli kue yang dijual Sudrajat, oknum polisi itu langsung meremas es kue miliknya. Tiba-tiba, dagangannya dituduh menggunakan bahan spons dan bedak.
"'Ini bukan es, ini es palsu, es bedak' katanya dia," ungkap Sudrajat menirukan ucapan aparat di lokasi.
Tak cukup dengan tudingan, Sudrajat mengaku mendapatkan tindakan fisik yang brutal di wilayah Kemayoran.
"Ditonjok, dibanting, kakinya dibikin gantung," ungkap Sudrajat dengan nada getir.
Meski merasa tidak bersalah, pria paruh baya ini hanya bisa pasrah. Ia tak berani memberikan pembelaan sedikit pun saat diperlakukan kasar karena merasa terintimidasi oleh situasi dan status orang yang dihadapinya.
"Banyak temennya, udah tahu bawa senjata, gimana saya mati kutu," katanya.
Padahal, untuk mendapatkan penghasilan yang hanya berkisar Rp30 ribu hingga Rp50 ribu per hari, Sudrajat harus berangkat dari Depok sejak pukul 04.00 subuh menggunakan kereta api. Es kue itu pun ia ambil dari distributor di wilayah Depok, Jawa Barat.
Hasil Lab: Es Terbukti Aman dan Layak Konsumsi
Polemik ini akhirnya menemui titik terang. Setelah sempat dituduh menjual "es bedak", tim Keamanan Pangan (Security Food) Dokpol Polda Metro Jaya turun tangan melakukan uji laboratorium.
Hasilnya, seluruh sampel es kue milik Sudrajat dinyatakan memenuhi standar kesehatan dan aman dikonsumsi. Tidak ditemukan adanya bahan berbahaya seperti spons bedak sebagaimana yang dituduhkan sebelumnya.
Merespons hasil tersebut, pihak Bhabinkamtibmas dan Babinsa wilayah setempat akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara resmi di Mapolsek Kemayoran, Senin (26/1) malam.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
