Kadispenad Kolonel Infanteri Donny Pramono menyampaikan keterangan kepada awak media usai melaksanakan serah terima jabatan di Mabesad, Jakpus, pada Jumat (31/10).
JawaPos.com - Tindakan seorang babinsa dan bhabinkamtibmas di wilayah Utan Panjang, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat (Jakpus) menuai sorotan dari warganet. Usai video aparat tersebut mencegat seorang pedagang es gabus viral di media sosial, keduanya sudah menyampaikan klarifikasi dan berharap masalah itu bisa selesai secara kekeluargaan.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono dalam keterangan yang disampaikan kepada awak media menyatakan bahwa babinsa itu bertugas di wilayah Utan Panjang. Bersama bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa, babinsa tersebut menduga pedagang es yang belakangan diketahui bernama Sudrajat itu menjual es berbahan spon bedak.
”Setelah dilakukan uji laboratorium forensik, Polri menyatakan es hunkwe tersebut adalah asli berbahan makanan dan aman untuk dikonsumsi,” ungkap Donny pada Selasa (27/1).
Dengan informasi valid dari laboratorium forensik, babinsa dan bhabinkamtibmas di tersebut sudah menyampaikan klarifikasi di Aula Polsek Kemayoran pada Senin malam (26/1). Berdasar verifikasi yang sudah dilakukan, Donny mengungkapkan bahwa kejadian yang terekam dalam video itu merupakan kesalahpahaman antara aparat keamanan dengan warga.
”Adapun langkah-langkah yang telah diambil yaitu berusaha menemui pedagang es atas nama Bapak Sudrajat untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan dan melalui jalur dialog yang sejuk,” imbuhnya.
Tidak hanya itu, babinsa dan bhabinkamtibmas tersebut juga berharap persoalan yang kini ramai dan menjadi atensi publik itu tidak semakin luas dan berkepanjangan. Mereka berharap, setelah terjadi pertemuan dengan Sudrajat, persoalan dapat diselesaikan.
Sebelumnya, viral di media sosial rekaman video yang menunjukkan seorang pedagang es gabus tengah ditanyai oleh polisi dan tentara. Mereka tampak curiga dengan es yang dijual oleh pedagang tersebut. Tidak hanya menanyai, mereka meminta masyarakat berhati-hati. Setelah dicek, ternyata es gabus itu aman untuk dikonsumsi.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
