Siswa menenteng ompreng MBG/(Dimas Choirul/Jawapo.com)
JawaPos.com - Kabar miring yang menyebutkan distribusi makanan dari SPPG Karyasari Sukaresmi menggunakan kantong plastik akhirnya terjawab. Pihak pengelola memastikan bahwa informasi yang viral di media sosial tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
Yayasan Generasi Emas Empat Lima bersama GiziNow selaku pendamping operasional menegaskan bahwa seluruh proses distribusi makanan tetap menjaga standar kualitas tinggi.
Berdasarkan hasil investigasi langsung, distribusi makanan dari dapur SPPG Karyasari Sukaresmi sebenarnya menggunakan ompreng, bukan kantong plastik. Penggunaan wadah standar ini merupakan komitmen dapur untuk menjaga higienitas dan keamanan pangan.
Lantas, mengapa muncul video makanan dalam plastik?
Terungkap bahwa pemindahan ke kantong plastik dilakukan oleh kader setempat setibanya makanan di lokasi penerima manfaat. Sayangnya, momen tersebut direkam dan disebarkan seolah-olah merupakan prosedur resmi dari dapur SPPG.
Kepala SPPG Karyasari Sukaresmi Dimas menegaskan, pihaknya tidak pernah menggunakan plastik untuk distribusi. Ia menjamin seluruh wadah ompreng yang digunakan telah melewati proses sanitasi ketat.
"SPPG Karyasari berkomitmen menjalankan proses produksi dan distribusi makanan sesuai SOP, termasuk penerapan prinsip SLHS sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan, kebersihan, dan mutu pangan bagi penerima manfaat," ujar Dimas, Senin (12/1).
Tak hanya soal wadah, dapur SPPG Karyasari Sukaresmi dipastikan telah menerapkan standar Sanitasi Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS). Ini adalah bukti bahwa setiap tahap produksi makanan dipantau secara konsisten agar tetap aman dikonsumsi masyarakat.
Denny Martin, Sekretaris Yayasan Generasi Emas Empat Lima, menyatakan pihaknya bersama GiziNow akan memperkuat koordinasi dengan petugas di lapangan. Langkah ini diambil guna mencegah terjadinya miskomunikasi atau tindakan di luar prosedur yang bisa memicu kegaduhan di media sosial.
"Berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang beredar serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan program penyediaan makanan yang aman, higienis, dan bertanggung jawab," tuturnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
