
Korban penabrakan A (kanan) oleh pacarnya sendiri inisial AMP di Jalan Prapanca Raya, Jakarta Selatan, Kamis (1/6) lalu, mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan bersama kakaknya (kiri) untuk lapor.
JawaPos.com-Korban penabrakan berinisial A oleh pacarnya sendiri yang berinisial AMP mengatakan bahwa kejadian itu bermula lantaran pacarnya tersebut cemburu saat ada laki-laki lain yang mendadah-dadahi dirinya saat nongkrong.
"Saya lagi nongkrong sama temen-temen saya, temen kerja. Terus dia cemburu karena ada yang dadah-dadahin saya," kata A kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan, Minggu (4/6).
Ia belum memberi komentar lebih banyak terkait kejadian tersebut. Hingga kini, korban masih menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan.
Sebelumnya, polisi mendalami kasus yang viral di media sosial tentang penabrakan seorang perempuan berinisial A oleh pacarnya sendiri berinisial AMP di Jalan Prapanca Raya, Jakarta Selatan, Kamis (1/6) lalu sekitar pukul 23.00 WIB malam. "Posting-an tersebut msh kami dalami. Mohon waktu," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Irwandhy kepada wartawan, Minggu (4/6).
Dalam unggahan yang viral di media sosial, seorang perempuan berinisial A ditabrak oleh pacarnya sendiri berinisial AMP di Jalan Prapanca Raya, Jakarta Selatan. Kejadian itu viral dan pertama kali diunggah oleh akun Instagram @gibranabd, Sabtu (3/6) kemarin.
Dalam unggahannya itu, ia meng-capture kronologis dari kakak korban. Mulanya, korban nongkrong bersama temannya di daerah Kemang. Kemudian pacarnya menyusul ikut nongkrong.
Saat itulah AMP melihat sekumpulan lelaki yang hendak pulang dan duduk di samping korban sempat dadah-dadah. Melihat hal itu, terduga pelaku cemburu karena mengira sekumpulan lelaki itu kenalan korban.
Sempat cekcok, kemudian korban meninggalkan terduga pelaku karena merasa malu. Tak disangka, ternyata terduga pelaku mengikuti korban dari belakang dan bahkan menabrak motor yang tengah dikendarai korban dari samping.
Tak hanya pacarnya yang menjadi korban, kejadian itu juga membuat motor lainnya ikut terjatuh. "Jadi 1 lagi itu korbannya hanya motornya yg ancur kak tp ga kenapa kenapa, banyak saksi juga," kata kakak dari korban. "Ditambah keluarganya hanya tanggung jawab bayar ambulans. Pembayaran rumah sakit juga keluarga kami yang bayar," tambah dia. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
