Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 14 Desember 2025 | 06.54 WIB

Pramono Anung Targetkan Aktivitas Belajar-Mengajar di SDN 01 Kalibaru Sudah Normal Pekan Depan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Masria Pane/Jawa Pos) - Image

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Masria Pane/Jawa Pos)

JawaPos.com - Pascainsiden kecelakaan mobil pengantar makanan di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis (11/12), proses belajar mengajar dialihkan ke pembelajaran jarak jauh (PJJ). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan kegiatan belajar mengajar bisa kembali normal pada pekan depan. 

"Saya mendapatkan laporan dari bu kepala dinas (Kepala Dinas Kesehatan DKI Nahdiana), kalau dua-tiga hari ke depan sudah normal," ujar Pramono di Senayan City, Jakarta Selatan, Jumat (12/12).

Memang, pasca insiden mobil pengantar makanan yang hilang kendali dan masuk ke halaman sekolah pada Kamis (11/12) itu, Disdik DKI dan jajaran SDN 01 Kalibaru memutuskan proses belajar mengajar dilakukan secara daring hari ini (12/12).

Pramono menyebut pola penanganan pasca insiden di SDN 01 itu akan mirip dengan penanganan kasus di SMA Negeri 72 Jakarta. Sebagaimana diketahui di SMA Negeri 72 Jakarta terjadi insiden ledakan pada November lalu. Bedanya, waktu pemulihan SMAN berlangsung sekitar satu minggu, kalau SDN 01 itu sekitar dua-tiga hari.

"Kebutuhan anak-anak untuk tetap didampingi dalam proses belajar ini sangat penting. Kebanyakan dari mereka kan anak-anak," tambahnya. Jadi, kebutuhan untuk pembelajaran tatap muka itu menjadi sangat penting.

Politikus PDI Perjuangan itu juga menyebutkan bahwa tingkat trauma pada siswa SDN 01 Kalibaru tidak sebesar kasus yang terjadi di SMAN 72 Jakarta, meskipun tetap ada anak-anak yang terdampak psikologis. "Kebetulan, kemarin saya berdialog dengan guru dan murid, keinginannya agar proses belajar mengajar segera dimulai kembali," tambahnya.

Sebagai informasi, insiden itu menyebabkan 21 orang menjadi korban. Lima korban dirawat di RSUD Koja dan 16 lainnya di RSUD Cilincing. Dari total korban, satu guru mengalami patah kaki, sementara satu siswa mengalami luka cukup serius pada bagian wajah. Keduanya disebut akan menjalani operasi.(rya)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore