
Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Alexander Tengbunan menjelaskan bahwa pelaku berpura-pura menjadi jemaat untuk menyamar. (Yogi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Suasana gereja di wilayah Tomang, Jakarta Barat, yang seharusnya damai dan penuh doa, tiba-tiba terganggu oleh tindakan pencurian yang tak terduga. Seorang laki-laki berinisial GK, 53, yang bekerja sebagai guru privat Bahasa Inggris, nekat menggasak uang tunai, emas, dan ponsel milik seorang jemaat yang tengah melaksanakan ibadah.
Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Alexander Tengbunan menjelaskan bahwa pelaku berpura-pura menjadi jemaat untuk menyamar. Ketika korban maju ke altar untuk berdoa, GK melihat kesempatan emas dan dengan cepat menggeser serta mengambil tas korban yang ditinggalkan.
"Di dalam tas itu terdapat ponsel canggih, sejumlah uang tunai, dan barang berharga berupa emas, " kata Alexander, Senin (8/12).
Usai melaksanakan aksi, pelaku segera kabur dengan tas berisi barang-barang tersebut. Korban baru menyadari kehilangan tasnya setelah kembali dari altar. Setelah menyadari barang-barangnya hilang, korban langsung membuat laporan ke polisi.
"Tim penyidik segera melakukan penyelidikan. Setelah dua pekan, tepatnya pada Sabtu (6/12), mereka mendapatkan informasi bahwa pelaku berada di salah satu minimarket di kawasan Tomang. Tim Opsnal Polsek Grogol Petamburan segera menuju lokasi dan berhasil meringkus GK, yang berasal dari Ambon, Maluku, " ungkapnya.
Setelah diinterogasi, pelaku mengaku bahwa motif tindakannya adalah kesulitan ekonomi. Sebelumnya, ia bekerja sebagai guru di salah satu daerah di Sulawesi dan kemudian pindah ke Jakarta untuk menjadi guru privat Bahasa Inggris. Namun, saat ini ia tidak memiliki permintaan les sama sekali, sehingga memutuskan untuk melakukan pencurian.
Dalam penyidikan lebih lanjut, diketahui bahwa GK langsung membuang ponsel milik korban setelah aksi, menggadaikan emas di pegadaian, dan menggunakan uang tunai yang dicuri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Korban mengaku merugi hingga sekitar Rp30 juta, sesuai laporan yang diajukan ke polisi.
Saat ini, pelaku disangkakan dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian, yang mengancam pidana penjara hingga lima tahun. "Kasus pencurian itu sebaiknya jadi pelajaran bagi jemaat gereja untuk selalu hati-hati saat membawa barang berharga," pungkas Alex.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
