
Direktur Utama LRT Jakarta Roberto Akyuwen. (Masria Pane/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai terus menunjukkan progres signifikan. Hingga akhir November 2025, pengerjaan proyek telah mencapai sekitar 80 persen dan ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus 2026.
Direktur Utama LRT Jakarta Roberto Akyuwen menjelaskan total nilai investasi untuk pembangunan Fase 1B mencapai Rp5 triliun. Mencakup biaya konsultan, konstruksi, hingga berbagai kebutuhan pendukung lainnya. Namun soal pengembalian modal, Roberto menegaskan bahwa orientasi utama transportasi publik bukanlah profit, melainkan layanan kepada masyarakat.
“Kalau ditanya kapan balik modal, sejatinya transportasi publik berfokus pada jasa pelayanan masyarakat,” ujarnya.
Untuk menekan ketergantungan pada pendapatan tiket, LRT Jakarta terus mendorong berbagai strategi bisnis tambahan. Roberto menyebut pendapatan bakal diperkuat lewat penyewaan aset, termasuk penempatan iklan di gerbong dan stasiun.
“Dalam sebulan terakhir, kereta kami sudah mulai terisi iklan. Ke depan, iklan di stasiun juga akan bertambah,” tuturnya.
Lebih lanjut, dia juga menyebutkan, dengan pembukaan rute Manggarai nanti, Roberto berharap animo penumpang meningkat. Dampaknya, peluang pendapatan dari iklan dan aset-aset komersial dinilai akan ikut terdongkrak.
Sementara itu, Project Director LRT Jakarta Fase 1B Ramdani Akbar menuturkan bahwa Stasiun LRT Jakarta Manggarai terintegrasi langsung dengan Stasiun KRL Manggarai milik PT KAI. Konsep integrasi yang dibangun bukan berupa penggabungan bangunan stasiun, melainkan konektivitas fisik yang memudahkan perpindahan antarmoda.
“Nanti, kami buatkan jalur integrasi dari stasiun LRT Manggarai ke stasiun KRL Manggarai. Jadi penumpang bisa turun di Manggarai, lanjut lewat jalur konektivitas, lalu berpindah ke LRT Jakarta dan sebaliknya,” katanya.
Terkait teknologi, LRT Jakarta masih menggunakan sistem persinyalan Fixed Block, sama seperti Fase 1A, sehingga operasional tetap membutuhkan masinis. Sistem ini dinilai masih mampu mengakomodasi headway 3–5 menit.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
