
Teknisi mengecek kesiapan Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Depo Tegalluar, Bandung, Jawa Barat.
JawaPos.com - Listrik bertegangan tinggi 27.5kV telah berhasil dialirkan pada seluruh Listrik Aliran Atas (LAA) Kereta Api Cepat Jakarta Bandung (KCJB). Pasokan listrik tersebut ditransmisikan ke empat gardu traksi di Halim, Karawang, Walini dan Tegalluar yang dibangun oleh China Railway Group Limited (CREC).
Aliran listrik tersebut dibutuhkan guna menunjang operasionalisasi KCJB.
"Hal tersebut menandakan bahwa masyarakat harus berhati-hati jika beraktivitas di sekitar Jalur KCJB karena dapat tersengat listrik tegangan tinggi," kata GM Corporate Communication PT KCIC, Rahadian Ratry dalam keterangan tertulisnya.
Hal itu, kata Rahadian, sekaligus menandakan bahwa seluruh proses transmisi listrik telah berhasil. Gardu traksi mengubah transmisi tegangan tinggi menjadi daya frekuensi AC fase tunggal untuk kemudian dialirkan ke Overhead catenary system (OCS) atau jaringan listrik aliran atas kereta cepat.
"Transmisi daya itu merupakan salah satu fase kritis sebelum operasional KCJB. Pengaliran daya juga menjadi proses penting terakhir sebelum komisioning dan pengujian bersama," katanya lagi.
Untuk diketahui, jalur KCJB membentang dari Stasiun Halim di Jakarta hingga Depo di Tegalluar sepanjang 142,3 kilometer. Di sepanjang jalur tersebut, terdapat 384,6 kilometer jaringan OCS, 4 gardu traksi, 3 gardu distribusi dan 7 gardu AT. Sistem catu daya traksi KCJB dirancang dan dibangun sesuai dengan teknologi dan standar Tiongkok.
Teknologi transmisi KCJB terdiri dari sistem catu daya utama dari jaringan traksi lokomotif listrik, peralatan penggerak dan sistem catu daya tegangan rendah utama, serta sistem pengiriman SCADA untuk tenaga listrik dan catu daya traksi.
"Seluruh peralatan inti sistem jaringan kelistrikan seperti gardu induk dan sistem perlindungan mikro komputer serta sistem AC dan DC semuanya dibuat di Tiongkok," ujarnya.
Teknologi tersebut memiliki karakteristik parameter teknis terukur, struktur peralatan terpadu, jenis komponen selaras, dan kinerja layanan komponen utama yang tinggi. Kecanggihan teknologi membuat perawatan peralatan lebih mudah dengan masa pemakaian yang lebih lama, penundaan perlindungan lebih pendek sehingga lebih aman dan andal.
Untuk memastikan keberhasilan transmisi daya KCJB, departemen manajemen proyek kereta cepat China Railway Indonesia mengorganisir unit konstruksi China Railway Electrification Bureau untuk menyusun tenaga traksi listrik yang terperinci.
"Mulai dari memasok rencana penerimaan daya kereta cepat, menentukan ruang lingkup transmisi listrik, proses serta langkah-langkah teknologi keselamatan dan rencana perbaikan darurat," ujarnya.
Sistem ini juga men-debug fasilitas seperti stasiun traksi, stasiun divisi dan stasiun AT di sepanjang jalur satu per satu, melakukan uji coba pada seluruh jalur OCS, memastikan fasilitas catu daya traksi di seluruh lini memenuhi persyaratan transmisi daya sesuai jadwal, hingga mewujudkan jaringan kelistrikan setelah transmisi daya berhasil.
"Pada saat yang sama, mobil patroli keamanan akan berkeliling di sekitar jalur kereta cepat guna memastikan keamanan transmisi kelistrikan di sepanjang trase KCJB. Mobil patroli sekaligus juga mensosialisasikan aturan keselamatan untuk masyarakat di wilayah sekitar jalur KCJB," kata Rahadian.
KCJB menghubungkan Jakarta sebagai ibu kota Indonesia dan Bandung yang merupakan kota wisata terkenal dengan kecepatan operasi maksimal 350 kilometer per jam. KCJB merupakan proyek kereta cepat pertama yang dibangun di luar negeri dalam inisiatif Belt and Road dan kerja sama pragmatis antara Tiongkok dan Indonesia.
KCJB juga diklaim akan mempersingkat waktu perjalanan dari Jakarta ke Bandung dari 3 jam menjadi 40 menit. Pemangkasan waktu tempuh tersebut sangat penting untuk membantu pembangunan ekonomi dan sosial Indonesia, memperdalam kerja sama antara Tiongkok dan Indonesia serta mempromosikan pengembangan kualitas pembangunan bersama Belt and Road.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
