
Rutan Kelas I Jakarta Pusat memanen 114 kilogram magot (Black Soldier Fly/BSF) di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Selasa (14/10). (Istimewa)
JawaPos.com-Warga binaan Rutan Kelas I Jakarta Pusat atau Rutan Salemba memanen 114 kilogram magot (Black Soldier Fly/BSF) di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Selasa (14/10).
Panen ini menjadi bukti nyata bahwa program pembinaan yang dijalankan bukan sekadar rutinitas, tapi benar-benar menghasilkan dampak positif dan produktif bagi warga binaan.
Budidaya magot di Rutan Kelas I Jakarta Pusat bukan sekadar kegiatan pertanian biasa. Magot ini merupakan hasil pengolahan limbah organik yang diubah menjadi produk bernilai guna tinggi.
Hasil panen digunakan sebagai pakan ikan di SAE, sementara sisanya dijual ke pasar. Tak berhenti di situ, sisa pakan magot (kasgot) juga diolah menjadi pupuk organik untuk tanaman sayur.
Dengan konsep zero waste, seluruh hasil panen dimanfaatkan hingga tuntas tanpa meninggalkan limbah. Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat Wahyu Trah Utomo menjelaskan, kegiatan ini bukan hanya untuk menjaga lingkungan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan agar warga binaan bisa mandiri setelah bebas.
“Kegiatan panen magot ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang bertujuan memberikan bekal keterampilan entrepreneurship bagi Warga Binaan, sehingga nantinya mereka memiliki modal untuk membuka usaha pengolahan limbah sampah apabila kembali ke masyarakat,” ujar Wahyu Trah Utomo.
Program ini menjadi bagian dari implementasi Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, dalam memperkuat peran warga binaan agar mampu menciptakan lapangan kerja baru di masyarakat.
Wahyu menegaskan, keterampilan yang diperoleh warga binaan diharapkan menjadi bekal penting untuk menata hidup yang lebih baik setelah masa pidana berakhir.
“Kami berharap Warga Binaan yang telah memiliki keterampilan yang produktif dan mandiri tidak mengulangi tindak pidana di kemudian hari. Mereka diharapkan dapat fokus berwirausaha sesuai dengan kemampuan yang dimiliki ketika di Rutan," imbuh Wahyu.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
