
Sejumlah personil Gegana Brimob Polda Metro Jaya usai melakukan penyisiran gedung sekolah karena adanya ancaman bom di Mentari Intercultural School Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (7/10/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Dalam tempo yang berdekatan 3 sekolah internasional mendapat ancaman serangan bom. Salah satunya terletak di Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut). Sementara 2 lainnya berada di wilayah Banten. Lantas siapa yang menyebar teror itu? Hingga saat ini aparat kepolisian masih terus melakukan pendalaman.
Ancaman paling anyar diterima oleh North Jakarta Intercultural School (NJIS) pada Rabu dini hari (8/10). Teror ditebar oleh pelaku melalui pesan WhatsApp menggunakan nomor telepon yang terdeteksi berasal dari Nigeria. Hanya, polisi tidak serta-merta dapat melacak nomor tersebut. Mereka hanya memastikan besar kemungkinan ancaman yang sampai ke 3 sekolah itu berasal dari satu pelaku.
"Mohon waktu, masih dilakukan pendalaman. Diduga yang memberi ancaman sama orangnya. Motifnya sama, dari identitas pengirim yang sama. Sementara teridentifikasi dari luar negeri posisinya. Ini masih terus kami lakukan pendalaman," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi kepada awak media di Jakarta.
Jenderal bintang satu Polri itu menyatakan bahwa Polres Metro Jakut dan Polres Tangsel sudah memastikan ancaman tersebut tidak terbukti. Setelah dilakukan penyisiran, tidak ditemukan bom atau bahan peledak apapun di 3 sekolah tersebut. Kondisi dan situasi pun dipastikan aman. Ade Ary meminta masyarakat tetap tenang.
"Dari beberapa kejadian di 3 TKP,di Jakarta Utara dan juga di Tangsel, yang terkait ancaman tersebut, maka perlu kami laporkan kepada masyarakat bahwa sampai dengan saat ini wilayah hukum Polda Metro Jaya aman terkendali. Aman, situasinya aman. Masyarakat dapat melakukan aktivitas," ujarnya.
Ade Ary menyampaikan, masyarakat tidak perlu khawatir karena polisi bekerja 1 hari 24 jam. Bila mendapati hal-hal mencurigakan, masyarakat diminta segera melapor kepada petugas. Selain itu, Polda Metro Jaya juga mengingatkan semua pihak tidak bertanggung jawab berhenti menebar teror. Dia memastikan, aparat kepolisian akan menindak tegas pelaku.
"Kami mengimbau kepada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, mohon agar menghentikan aksinya untuk tidak melakukan hal-hal yang merugikan atau mengganggu ketertiban umum," ujarnya.
Sebelum menebar teror ke NJIS, teror bom ke sekolah internasional juga sempat terjadi di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) dan Kabupaten Tangerang. Saat itu teror bom diarahkan ke Jakarta Nanyang School yang berada di wilayah Pagedangan, Kabupaten Tangerang dan Mentari Intercultural School di kawasan Bintaro, Pondok Aren, Tangsel.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
