Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 28 September 2025 | 14.21 WIB

Dedi Mulyadi Jatuhkan Sanksi ke Perusahaan Tambang Nakal, Warga Parung Panjang: Gubernur Paling Tegas Sepanjang Sejarah

Foto udara salah satu lahan tambang batu di Parung Panjang, Kabupaten Bogor. (Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Foto udara salah satu lahan tambang batu di Parung Panjang, Kabupaten Bogor. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com-Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akhirnya bersikap tegas. Gubernur mempertimbangkan kesalahan yang terus berulang dilakukan sejumlah perusahaan tambang. Mereka tidak kunjung kapok meski sudah ada ada Surat Edaran tertanggal 19 September 2025. 

Pria yang kerap disapa KDM itu menghentikan aktivitas sejumlah perusahaan tambang di Kecamatan Parung Panjang, Rumpin, dan Cigudeg. Tujuan pemberhentian ini bukan dalam rangka menutup, tapi memaksa para pengusaha untuk patuh dan tunduk pada aturan.

Keputusan Dedi Mulyadi menjatuhkan sanksi ke sejumlah perusahaan tambang mendapat apresiasi dari sejumlah warga Parung Panjang. Mereka mengucapkan terima kasih kepada KDM atas ketegasannya dalam menegakkan aturan yang telah ada dan pelanggaran atas aturan dijatuhi sanksi.

"Selama ini tidak ada Gubernur Jawa Barat punya nyali untuk memberikan sanksi ke perusahaan tambang meski pelanggarannya nyata di depan nyata. Dedi Mulyadi Gubernur paling tegas sepanjang sejarah," kata Alif Haikal, salah satu warga Parung Panjang kepada JawaPos.com.

Hal senada juga diungkapkan Monalisa, warga lainnya. Dia mengatakan bahwa pelanggaran atas peraturan sudah seharusnya dijatuhi sanksi untuk memaksa para pelaku usaha patuh. Sebab, mereka tidak punya kesadaran dan kepekaan sebagai manusia.

"Para pengusaha seharusnya punya kepekaan dan perasaan sebagai manusia, jangan menghalalkan segala cara dalam berbisnis. Karena sudah membahayakan kesehatan warga dan mengancam nyawa. Ditutuplah dengan terpal truk bermuatan itu biar tidak mencemari lingkungan," kata Monalisa.

Sementara itu, Ardian, warga lainnya, meminta aparat penegak hukum di Parung Panjang bekerja, memastikan situasi di Parung Panjang tetap aman dan kondusif. 

Hal itu dinyatakan merespons adanya kelompok yang mengatasnamakan warga Parung Panjang dan sekitarnya mulai melakukan penolakan pada sanksi yang telah dijatuhkan Gubernur Dedi Mulyadid ke sejumlah perusahaan tambang di Parung Panjang dan sekitarnya.

"Kelompok ini jangan diberi kesempatan untuk berulah. Khawatirnya nanti malah bentrok dengan warga," tandas Ardian.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore