Ronald Aristone Sinaga (Bro Ron). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com-Aktivis Ronald Aristone Sinaga atau akrab disapa Bro Ron memberikan perhatian khusus pada Parung Panjang dan sekitarnya sejak beberapa tahun belakangan.
Dia dengan sangat berani mendobrak hal-hal yang dianggap tidak benar di matanya. Seperti kasus dugaan penyelewengan dana PIP (Program Indonesia Pintar) yang terjadi di sejumlah sekolah di wilayah yang dalam Kabupaten Bogor itu.
Bro Ron juga lantang bersuara terkait masalah truk tambang di Parung Panjang dan sekitarnya. Dia bahkan berkontribusi membuat kantong-kantong parkir truk tambang supaya tidak menganggu aktivitas warga.
Namun sayangnya, usaha dan kerja keras Bro Ron untuk membantu masyarakat Parung Panjang dan sekitarnya kurang dimanfaatkan oleh truk-truk tambang tersebut. Pasalnya, truk-truk itu lebih senang memarkir 'transformer' mereka di jalan utama dibandingkan parkir di tempat khusus yang telah disediakan.
Akibat membandelnya truk tambang tersebut, maka jalanan di Parung Panjang dan sekitarnya jadi rusak parah. Banyak jalan berlubang akibat beban truk tambang melebihi spesifikasi beban jalan yang seharusnya.
Bro Ron bercerita tentang kecelakaan yang sangat menyedihkan dialami ibu dan anak yang mati usai ditimpa truk tambang di Jalan Sudamanik, Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat pada Desember 2023 silam.
"Ini sangat memprihatinkan. Ada ibu dan anak tertimpa truk tambang overload. Truk ini melewati lubang rusak, dia oleng. Beban yang tinggi itu mengakibatkan truk ini jadi tidur (terguling, Red). Kebetulan ibu dan anak ini melintas. Apa yang terjadi? Kayak digeprek, bang, manusianya jadi tipis," kata Bro Ron dengan suara bergetar, dalam kunjungannya ke kantor JawaPos.com, Kamis (25/9).
Menurut Bro Ron, keluarga tidak sampai hati melihat jenazah ibu dan anak yang tertimpa truk tambang tersebut, sehingga memutuskan untuk cepat melakukan prosesi penguburan.
"Biasanya kalau ada yang meninggal mau Maghrib, nunggu keesokan harinya. Tapi ini nggak nunggu sampai besoknya, malam itu juga dikubur. Keluarganya tak tega terlalu rusak badannya. Manusia geprek. Bayangin, manusia ditindih (beban) 30 ton," paparnya.
Bro Ron sangat menyayangkan meski kecelakaan sering terjadi di jalan utama Parung Panjang, aparat penegak hukum hingga pemerintah daerah terkesan melakukan pembiaran atau tidak ada tindakan tegas selama beberapa tahun belakangan.
"Meski sudah viral (ibu dan anak meninggal ditindih truk tambang, Red), tetap tidak ada langkah tegas dari pimpinan daerah atau dari kepolisian," keluh Bro Ron. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022