Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 1 Agustus 2026 | 03.24 WIB

Debu Tebal Parung Panjang Ancam Siswa SD, Tiap Kelas Tujuh Orang Sakit Akibat Polusi

Perkerja saat menyelesaikan perbaikan Jalan Mohammad Toha, Parung Panjang, Minggu (12/10/2025). (Hanung/ Jawa Pos) - Image

Perkerja saat menyelesaikan perbaikan Jalan Mohammad Toha, Parung Panjang, Minggu (12/10/2025). (Hanung/ Jawa Pos)

JawaPos.com - Proyek rekonstruksi Jalan Raya Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mulai berdampak buruk pada kesehatan masyarakat. Saluran pernapasan sejumlah murid di SDN Jagabaya 1 terganggu hingga terpaksa absen dari kegiatan belajar mengajar akibat paparan debu jalanan yang makin parah.

Kondisi memprihatinkan ini dikonfirmasi langsung oleh pihak sekolah pada Jumat (31/7). Jumlah siswa yang jatuh sakit melonjak signifikan di hampir setiap ruang kelas.

Dikutip dari Radar Bogor, Indah, salah seorang guru di SDN Jagabaya 1, membenarkan bahwa banyak anak didiknya yang tidak bisa mengikuti proses pembelajaran karena gangguan kesehatan akibat polusi udara dari material jalan.

"Banyak anak-anak yang sakit. Setiap kelas itu ada enam sampai tujuh orang, akibat polusi, tenggorokan sakit, sampai batuk," ujar Indah.

Menurut Indah, pengerjaan rekonstruksi Jalan Parung Panjang yang tak kunjung usai menjadi pemicu utama mengepulnya debu tebal ke area pemukiman dan fasilitas pendidikan.

Debu Masuk Kelas, Meja dan Lapangan Tertutup Material
Dampak polusi tersebut tidak hanya dirasakan saat anak-anak berangkat sekolah, tetapi juga merusak kenyamanan lingkungan belajar di dalam ruangan. Material debu jalanan terbawa angin hingga menumpuk di fasilitas sekolah.

"Debunya bahkan tebal, meja-meja ditinggal sebentar langsung penuh debu. Termasuk lapangan sekolah juga tertutup debu," kata Indah.

Gangguan pernapasan ini membuat para siswa kesulitan fokus belajar, bahkan beberapa di antaranya terpaksa beristirahat di rumah hingga kondisi fisiknya membaik.

Pihak Sekolah Minta Penyiraman Rutin dan Percepatan Proyek

Menyikapi kondisi tersebut, pihak SDN Jagabaya 1 berharap ada tindakan konkret dari instansi terkait untuk menekan intensitas debu, salah satunya melalui penyiraman air secara berkala di sepanjang jalur proyek.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore