Ilustrasi tawuran di Manggarai. Sumber foto: (Radar Surabaya)
JawaPos.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai serius menghadapi tawuran yang kian marak. Hal itu dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektor yang digelar di Balai Kota, Kamis (26/6). Sejumlah usulan diusulkan dalam rapat itu. Mulai dari pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Antitawuran hingga pemberian insentif bagi wilayah bebas tawuran.
“Tawuran di Jakarta seperti menjadi masalah turun-temurun dengan beragam penyebab. Karena itu, kehadiran Pemprov Jakarta untuk menangani masalah ini sangat dinanti oleh publik,” ujar Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Firdaus Ali, dalam pernyataannya.
Dalam rapat yang dihadiri jajaran Staf Khusus dan Tenaga Ahli Gubernur, Sekretaris Daerah, Asisten Sekda, kepala dinas, hingga direksi BUMD, ditekankan pentingnya pendekatan multidisiplin untuk mengurai benang kusut ini. Sejumlah kriminolog dan psikolog dari universitas ternama dihadirkan untuk ikut memberikan solusi.
Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur Yustinus Prastowo mendesak agar penegakan hukum dilakukan secara menyeluruh. “Perlu ada enforcement yang kuat. Teori ‘broken windows’, di mana pelanggaran kecil langsung ditindak, bisa diterapkan juga dalam konteks ini,” tegasnya.
Di sisi lain, kampanye digital dan pendekatan teknologi canggih pun akan digencarkan. Staf Khusus Gubernur Bidang Pemuda dan Olahraga Dicky Soemarno menyebut kampanye #JagaJakarta bakal jadi ujung tombak perubahan.
Ia juga mendorong penggunaan CCTV berbasis kecerdasan buatan (AI) serta patroli masif yang melibatkan seluruh elemen Forkopimda.
Langkah konkret lainnya adalah pembentukan Satgas Penertiban Tawuran yang akan menjadi garda depan di lapangan. “Satgas penertiban harus segera dibentuk, dan operasi lapangan tetap harus dijalankan secara masif,” tegas Staf Khusus Gubernur Bidang Pembangunan SDM, Wisnu Permadi.
Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Marullah Matali, pun mendorong adanya insentif ekonomi bagi kawasan bebas tawuran, serta disinsentif bagi daerah rawan bentrok. Pendekatan ini diyakini akan lebih berkelanjutan dalam meredam potensi konflik.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
