ILUSTRASI Kawasan tanpa asap rokok. (ANTARA)
JawaPos.com – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di DKI Jakarta kembali mengalami kemunduran. Padahal, regulasi ini telah tertunda selama lebih dari satu dekade. Penundaan kali ini dinilai semakin memperbesar potensi terjadinya "negosiasi" dengan industri rokok.
Sekretaris Jenderal Komnas Pengendalian Tembakau Tulus Abadi menuturkan, pembahasan Raperda KTR yang berlangsung pada 23–24 Juni 2025 di DPRD DKI Jakarta masih berjalan normatif dan belum menyentuh pasal-pasal krusial.
"Selama pembahasan tidak ada perdebatan yang sengit, masih normatif, saling memberikan masukan. Mungkin karena belum sampai pada pasal-pasal kritikal," ujar Tulus.
Namun, masa kerja tim Pansus KTR akan berakhir pada 30 Juni 2025. Artinya, diperlukan Surat Keputusan (SK) baru untuk memperpanjang masa tugas. Akibatnya, target pengesahan Perda KTR pada Juli 2025 dipastikan meleset.
"Tentu ini sangat mengecewakan," ungkap Tulus.
Ia mengungkapkan, secara historis, Jakarta merupakan pelopor kebijakan KTR di Indonesia. Namun kini, Jakarta justru tertinggal dari daerah lainnya dalam hal penerapan regulasi KTR. Lebih ironis lagi, pembahasan Raperda ini sudah tertunda selama 14 tahun.
"Diduga ganjalan dari industri rokok sangat kuat," tuturnya.
Tulus mendorong DPRD DKI agar bekerja lebih serius dan mempercepat proses pembahasan. Ia menyoroti rendahnya tingkat kehadiran anggota dewan selama rapat pembahasan.
"Tingkat kehadiran selama pembahasan harus ditingkatkan, bukan hanya 5–6 orang saja," katanya.
Selain urgensi kesehatan publik, ia mengingatkan bahwa pembuatan Perda KTR adalah kewajiban yang diamanatkan oleh Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah tentang Kesehatan.
Tulus juga mengingatkan adanya potensi permainan di balik layar jika pembahasan kembali molor.
"Jangan sampai penundaan pembahasan Perda KTR menimbulkan kecurigaan adanya 'negosiasi' terselubung untuk memasukkan dan atau membatalkan pasal-pasal tertentu oleh industri rokok," imbuhnya.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
