Aksi mahasiswa Trisakti di Balai Kota Jakarta berujung ricuh, 7 polisi terluka dalam bentrokan.(Istimewa)
JawaPos.com - Aksi mahasiswa Trisakti di depan Gedung Balai Kota Jakarta pada Rabu (21/5) berujung ricuh. Puluhan mahasiswa pun diangkut jajaran Polres Metro Jakarta Pusat menggunakan Bus Transjakarta dan bus Polda Metro Jaya.
Tak hanya itu, kendaraan para mahasiswa pun ikut dibawa oleh polisi.
"Tolong tidak melawan. Kami perintahkan tidak melawan (masuk ke kendaraan)," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro di atas mobil komando.
Bentrokan bermula saat massa aksi mencoba menerobos pintu masuk ke area balai kota melalui pintu keluar, namun gagal karena telah tertutup rapat.
Tak habis akal, mahasiswa mencoba masuk melalui gerbang masuk Balai Kota yang terbuka. Melihat hal itu, petugas langsung melakukan pengamanan hingga terjadinya bentrokan.
Saat bentrokan itu, sebanyak 7 polisi terluka lantaran dikeroyok.
"7 polisi terluka, dikeroyok saat ini dibawa ke polda untuk divisum," kata Susatyo.
Susatyo mengaku masih melakukan pendataan terhadap mahasiswa yang diamankan.
"Masih didata," katanya.
Sebelumnya, sebanyak 967 personel gabungan Polda, Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek dikerahkan untuk mengamankan dua aksi penyampaian pendapat yang akan berlangsung di kawasan Silang Monas Selatan, Rabu (21/5).
Dua kelompok massa akan hadir di lokasi dengan tuntutan berbeda. Pada pagi hari, Ikatan Lintas Pegawai Perguruan Tinggi Negeri Baru Se-Indonesia akan menyuarakan tuntutan pengalihan status PPPK BAST PTNB menjadi PNS.
Kemudian pada siang hari, Mahasiswa Trisakti akan menggelar aksi untuk menuntut penyelesaian dan pengungkapan kasus Tragedi Trisakti 12 Mei 1998.
Susatyo menegaskan bahwa seluruh personel pengamanan akan menjalankan tugas dengan pendekatan humanis dan profesional.
"Kami akan layani saudara-saudara kita yang akan menyampaikan pendapatnya dengan cara humanis dan profesional," ujar Susatyo.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
