
Ratusan pengemudi ojek online yang tergabung dalam Koalisi Ojol Nasional (KON) berunjuk rasa di Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (29/8/2024). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Jakarta dan sejumlah kota besar di Indonesia diprediksi akan lumpuh pada Selasa, 20 Mei 2025. Aksi unjuk rasa akbar bertajuk AKSI 205 diprediksi diikuti sekitar 500.000 pengemudi ojek dan taksi online dari seluruh wilayah Indonesia.
Ketua Umum Garda Indonesia Raden Igun Wicaksono menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Jakarta dan wilayah aglomerasi Jabodetabek atas potensi terganggunya aktivitas warga akibat demonstrasi besar-besaran ini.
“Garda Indonesia sebagai asosiasi pengemudi ojol menyatakan meminta maaf kepada warga masyarakat Jakarta dan aglomerasi Jabodetabek karena menjelang dan pada hari Selasa 20 Mei 2025, kota Jakarta akan diserbu pengemudi online gabungan roda 2 dan roda 4 dalam rangka aksi unjuk rasa akbar dan reuni aspirasi akbar Aksi 205," ujarnya.
Aksi ini akan dipusatkan di Istana Merdeka, Kementerian Perhubungan, dan DPR RI. Ribuan pengemudi dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Cirebon, Bandung, Cikampek, Karawang, Palembang, Lampung, hingga Banten Raya dipastikan hadir.
“Aksi Akbar 205 ini akan terkonsentrasi di Istana Merdeka, Kementerian Perhubungan dan DPR RI, maka akan sangat besar kemungkinan sebagian Jakarta akan lumpuh karena kemacetan panjang," katanya.
Tak hanya di Jakarta, Aksi 205 akan digelar serentak secara nasional dengan partisipasi pengemudi dari berbagai kota besar seperti Medan, Palembang, Bandung, Semarang, Surakarta, Surabaya, Balikpapan, Makassar, Manado, dan Ambon.
Berbagai aliansi seperti APOB, GOGRABBER, TEKAB, SAKOI, hingga GEPPAK (Gerakan Putra Putri Asli Kalimantan) turut bergabung.
“Saat Pemerintah tidak bisa bertindak maka kami Garda yang akan bertindak bersama rekan-rekan dari berbagai aliansi, organisasi, serikat, federasi dan konfederasi, kami akan bertindak keras dan tegas," katanya.
Selain aksi turun ke jalan, para pengemudi juga akan menggelar aksi offbid massal, mematikan aplikasi sebagai bentuk protes keras terhadap para aplikator yang dinilai melanggar regulasi.
“Dimana pada 20 Mei 2025 kami perkirakan pemesanan apapun melalui aplikasi akan lumpuh sebagian ataupun total, maka masyarakat Jakarta dan Indonesia agar memaklumi aksi offbid ini sebagai pembelajaran kami kepada pihak aplikator-aplikator pelanggar regulasi," katanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022