Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 Juni 2026 | 23.06 WIB

Tanpa Denda, Dishub Pulangkan Motor Milik Ojol yang Viral Memohon Tidak Diangkut dari Parkir Liar

Penertiban parkir liar oleh petugas gabungan dari Sudinhub Jaktim di wilayah Jatinegara pada Rabu (17/6). Dalam penindakan tersebut salah seorang pengemudi odol yang terjaring memohon agar kendaraannya tidak dibawa. (Pemprov DKI) - Image

Penertiban parkir liar oleh petugas gabungan dari Sudinhub Jaktim di wilayah Jatinegara pada Rabu (17/6). Dalam penindakan tersebut salah seorang pengemudi odol yang terjaring memohon agar kendaraannya tidak dibawa. (Pemprov DKI)

JawaPos.com - Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur (Jaktim) sudah menyerahkan sepeda motor milik pengemudi ojek online (ojol) yang viral di media sosial (medsos) belum lama ini. Kendaraan itu dikembalikan tanpa denda di hari yang sama saat penindakan berlangsung di wilayah Jatinegara pada Rabu (17/6).

Kepala Sudinhub Jaktim Harlem Simanjuntak memastikan hal itu saat dikonfirmasi pada Sabtu (20/6). Dia menyampaikan bahwa petugas di lapangan tetap harus bertindak tegas sesuai aturan. Mengingat parkir liar harus ditertibkan. Apalagi yang menggunakan pedestrian atau trotoar untuk pejalan kaki.

”Tetap dibawa ke (kantor) sudin, di sudin langsung dilepas setelah dibuatkan surat pernyataan tidak mengulang kembali dan ojol-nya terima dengan baik,” kata dia saat dikonfirmasi.

Harlem pun memastikan bahwa penindakan tetap harus dilakukan. Perlakuan terhadap pengemudi ojol tersebut sama dengan masyarakat lain yang juga melanggar aturan. Tidak ada denda saat kendaraan dikembalikan. Pihaknya hanya meminta para pelanggar membuat pernyataan tidak mengulang perbuatan.

”Nggak (ada denda) lah, tapi penindakan parkir (liar) kan harus jalan juga sesuai keluhan masyarakat juga,” imbuhnya.

Sebelumnya, beredar luas di media sosial seorang pengemudi ojol memohon kepada petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) saat sepeda motornya diangkut. Pengemudi ojol itu tampak emosional karena kendaraannya dibawa petugas saat mencari nafkah untuk keluarganya.

Dalam rekaman video yang dibagikan oleh akun @palopoinfoku, tampak pengemudi ojol tersebut sampai naik ke samping pintu pengemudi truk pengangkut sepeda motornya. Dengan suara lantang dia memohon agar kendaraan yang sehari-hari digunakan untuk mencari nafkah itu tidak dibawa oleh petugas.

”Tolong, Bang. Saya butuh uang, anak saya sekolah, saya butuh makan,” kata pengemudi ojol itu meminta.

Kepada petugas yang lain, pengemudi ojol itu juga memohon karena pesanan yang diambil di wilayah Jakarta Timur (Jaktim) tersebut adalah order pertama. Dia mengambil pesanan itu ke Jaktim setelah menempuh perjalanan jauh dari rumahnya di Bekasi.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore