Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 30 April 2023 | 17.08 WIB

Polisi Bakal Periksa Masinis Kereta Tegal Bahari Terkait Tewasnya Kasat Narkoba Polres Jaktim

 
 

Kasat Narkoba Polres Jakarta Timur AKBP Buddy Alfrits Towoliu semasa hidup.

 
JawaPos.com - Aparat kepolisian bakal memeriksa masinis Kereta Api Tegal Bahari, terkait tewasnya Kasat Narkoba Polres Jakarta Timur AKBP Buddy Alfrits Towoliu, pada Sabtu (29/4) kemarin. AKBP Buddy Alfrits diduga meninggal dunia karena tertabrak di pelintasan kereta api kawasan Jatinegara, Jakarta Timur.
 
"Sejauh ini ada satu saksi dari pihak masinis dalam hal ini akan dilakukan proses pengambilan keterangan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Minggu (30/4).
 
Selain masinis, polisi juga akan memeriksa pihak keluarga AKBP Buddy untuk menyelidiki kematian perwira menengah polisi tersebut. Penyelidikan ini dilakukan oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Timur.
 
"Penyelidikan dan pendalaman ini dilakukan secara induktif dan deduktif, baik itu di tempat kejadian perkara, secara eksternal juga didapat keterangan-keterangan dan juga kita akan mendalami secara internalnya pihak keluarga," tegas Trunoyudo.
 
Sebelumnya, Kepala Satuan Narkoba Polres Jakarta Timur AKBP Buddy Alfrits Towoliu dikabarkan tewas tertabrak kereta api pada jalur Jatinegara, Jakarta Timur. Buddy Alfrits baru dua minggu menjabat sebagai Kasat Narkoba Polres Jaktim, setelah sebelum bertugas di Polda Metro Jaya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyatakan, pihaknya akan melakukan pendalaman terkait tewasnya Buddy Alfrits. Berdasarkan informasi sementara Buddy dikabarkan tewas tertabrak kereta api.
 
"Beliau benar merupakaan anggota Polri, Polda Metro Jaya yang jabatannya saat ini adalah sebagai Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Timur," ucap Trunoyudo, Sabtu (29/4).
 
Trunoyudo menjelaskan, Polres Metro Jakarta Timur bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya melakukan langkah-langkah penyelidikan, untuk melakukan pendalaman. Aparat kepolisian meminta keterangan saksi-saksi terkait tewasnya polisi perwira menengan itu.
 
 
"Penyelidikan dan pendalaman ini dilakukan secara induktif dan deduktif, baik itu di tempat kejadian perkara secara eksternal, juga didapat keterangan-keterangan dan juga kita akan mendalami secara internalnya pihak keluarga," ungkap Trunoyudo.
 
Trunoyudo menyebut, saat ini jenazah Buddy Alfrits sedang dilakukan visum di RS Polri Kramat Jati. 
 
"Untuk korban jenazah saat ini sudah segera kita bawa ke RS Polri Kramat Jati Polri ya, ini untuk melakukan visum. Polda Metro Jaya akan melakukan langkah-langkah baik secara SOP yaitu  mengambil keterangan-keterangan secara verbal kemudian juga akan melaluka secara forensik," pungkasnya.
 

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore