
Pj Gubernur Jakarta Teguh Setyabudi menghadiri Business Matching Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Batch 20 Tahun 2025 di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (11/2). (Istimewa)
JawaPos.com–Business Matching Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Batch 20 Tahun 2025, kembali digelar Selasa (11/2). Pj Gubernur Jakarta Teguh Setyabudi menyatakan, pemprov DKI terus mendorong penggunaan produk dalam negeri dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Forum tersebut mempertemukan 16 pengusaha dengan sejumlah pemangku kepentingan di Jakarta. Mulai dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Badan Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa (BPPBJ) hingga jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
”Dan saya pastinya berharap Business Matching ini nanti ada transaksi-transaksi yang sesuai norma-norma berlaku, undang-undang, dan ini untuk mempermudah kita semuanya,” ujar Teguh Setyabudi.
Plt Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda Jakarta Suharini Eliawati menjelaskan, sejak 2023 hingga 2024, pemprov telah mencatatkan transaksi lebih dari Rp 483 miliar melalui e-Catalog, dengan total nilai pernyataan ketertarikan mencapai Rp 153,5 miliar.
”Hingga akhir 2024, Provinsi Jakarta telah merealisasikan belanja Produk Dalam Negeri (PDN) sebesar Rp 29,88 triliun atau 91,40 persen dari total komitmen Rp 32,69 triliun. Business Matching P3DN ke-20 ini menjadi yang pertama pada 2025 dan berlangsung selama empat hari, dari 10 hingga 13 Februari,” ujar Suharini.
Selain itu, turut hadir 16 exhibitor dari industri yang telah memiliki sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan/atau Produk Dalam Negeri, seperti SMK Negeri 46 Jakarta dan SMK Negeri 70 Jakarta.
Beberapa kegiatan yang juga dilakukan pada acara Business Matching Batch 20 di antaranya sosialisasi Perjanjian Kinerja dan Rencana Aksi P3DN 2025, yang menargetkan 80 persen belanja pengadaan berasal dari produk dalam negeri. Sosialisasi transformasi koperasi konvensional menjadi koperasi berbasis digital. Sosialisasi fasilitasi restrukturisasi mesin untuk industri kecil dan menengah serta sosialisasi penyampaian laporan tahap produksi melalui SIINas bagi industri kecil.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
