Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 Januari 2025 | 06.06 WIB

Galak saat Marahi Pengunjung, Anggota Ormas yang Larang Buat Konten di Taman Literasi Blok M Jaksel Tertunduk dan Minta Maaf usai Ditangkap

Anggota Ormas Pemuda Pancasila, Rifky, meminta maaf usai ditangkap Polsek Kebayoran Baru. (Istimewa) - Image

Anggota Ormas Pemuda Pancasila, Rifky, meminta maaf usai ditangkap Polsek Kebayoran Baru. (Istimewa)

JawaPos.com – Rifkyman, 44, anggota ormas Pemuda Pancasila yang melarang pembuatan konten di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu Blok M Jakarta Selatan, diamankan Polsek Kebayoran Baru, Minggu (12/1). 

Pria tersebut sebelumnya dengan galak melarang seseorang membuat konten tanpa seizin ormas Pemuda Pancasila. Dengan tampang lesu Rifky menyampaikan permohonan maaf atas apa yang dilakukannya itu. 

"Saya dari Pemuda Pancasila memohon maaf sebesar-besarnya atas video yang telah viral rame di sosial media," ujar Rifky, Minggu (12/1).

Ia mengakui bahwa permohonan izin pembuatan konten di Taman Literasi Blok M bukanlah kewenangan Pemuda Pancasila, melainkan pengelola, yakni PT Integrasi Transit Jakarta (PT ITJ).

"Seharusnya yang berhak memberi izin apabila ingin mengadakan kegiatan tersebut adalah pihak taman literasi bukan kepada pihak Pemuda Pancasila," sambungnya. 

Kapolsek Kebayoran Baru AKBP Aritonang mengatakan, pihaknya telah memeriksa pelaku yang merupakan anggota ormas itu. Pelaku pun telah menyampaikan permohonan maaf atas tindakan yang dilakukannya. 

"Setelah diklarifikasi kepada yang bersangkutan, terkait berita viral tersebut. Yang bersangkutan menyatakan mengaku salah dan meminta maaf, atas kesalahan penyampaian atau ucapan tersebut," terangnya.

Rifky juga mengklarifikasi bahwa untuk perizinan membuat video atau konten di Taman Literasi, harus meminta izin kepada pihak Pengelola Taman, bukan kepada Pemuda Pancasila. 

Sebelumnya, Pengelola Taman Literasi Martha Christina Tiahahu Blok M buka suara terkait beredarnya video viral terkait pelarangan pembuatan konten di wilayahnya.

VP Corporate Secretary, Legal & Strategy PT Integrasi Transit Jakarta (PT ITJ) Teuku Firmansyah menegaskan, perizinan bukanlah dilakukan kepada ormas Pancasila seperti video viral yang beredar.

"Dalam pengelolaan operasional Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, PT ITJ tidak terafiliasi dengan lembaga maupun organisasi mana pun," ujar Teuku Firmansyah, Minggu (12/1). 

Dia menjelaskan, Taman Literasi Martha Christina Tiahahu merupakan ruang publik yang berada di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Taman itu dikelola oleh PT Integrasi Transit Jakarta (PT ITJ).

Ia pun meminta agar pengunjung melaporkan jika mengalami atau mendapatkan informasi mengenai adanya pihak tertentu yang mengatasnamakan pengelola Taman Literasi Martha Christina Tiahahu ketika melakukan kegiatan atau aktivitas di sekitar area taman.

Pelaporan dapat dilakukan melalui kanal resmi PT ITJ yaitu : 

  • Email corsec@itj-mrtjakarta.co.id
  • ⁠Secara langsung pada Security dengan tanda pengenal yang berada di area maupun di kantor operasional Taman Literasi.

"Kami ucapkan terima kasih atas atensi dan dukungan dari seluruh masyarakat terhadap Taman Literasi Martha Christina Tiahahu dalam menjaga kenyamanan dan keamanan ruang publik," terangnya. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore