
Anggota Ormas Pemuda Pancasila, Rifky, meminta maaf usai ditangkap Polsek Kebayoran Baru. (Istimewa)
JawaPos.com – Rifkyman, 44, anggota ormas Pemuda Pancasila yang melarang pembuatan konten di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu Blok M Jakarta Selatan, diamankan Polsek Kebayoran Baru, Minggu (12/1).
Pria tersebut sebelumnya dengan galak melarang seseorang membuat konten tanpa seizin ormas Pemuda Pancasila. Dengan tampang lesu Rifky menyampaikan permohonan maaf atas apa yang dilakukannya itu.
"Saya dari Pemuda Pancasila memohon maaf sebesar-besarnya atas video yang telah viral rame di sosial media," ujar Rifky, Minggu (12/1).
Ia mengakui bahwa permohonan izin pembuatan konten di Taman Literasi Blok M bukanlah kewenangan Pemuda Pancasila, melainkan pengelola, yakni PT Integrasi Transit Jakarta (PT ITJ).
"Seharusnya yang berhak memberi izin apabila ingin mengadakan kegiatan tersebut adalah pihak taman literasi bukan kepada pihak Pemuda Pancasila," sambungnya.
Kapolsek Kebayoran Baru AKBP Aritonang mengatakan, pihaknya telah memeriksa pelaku yang merupakan anggota ormas itu. Pelaku pun telah menyampaikan permohonan maaf atas tindakan yang dilakukannya.
"Setelah diklarifikasi kepada yang bersangkutan, terkait berita viral tersebut. Yang bersangkutan menyatakan mengaku salah dan meminta maaf, atas kesalahan penyampaian atau ucapan tersebut," terangnya.
Rifky juga mengklarifikasi bahwa untuk perizinan membuat video atau konten di Taman Literasi, harus meminta izin kepada pihak Pengelola Taman, bukan kepada Pemuda Pancasila.
Sebelumnya, Pengelola Taman Literasi Martha Christina Tiahahu Blok M buka suara terkait beredarnya video viral terkait pelarangan pembuatan konten di wilayahnya.
VP Corporate Secretary, Legal & Strategy PT Integrasi Transit Jakarta (PT ITJ) Teuku Firmansyah menegaskan, perizinan bukanlah dilakukan kepada ormas Pancasila seperti video viral yang beredar.
"Dalam pengelolaan operasional Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, PT ITJ tidak terafiliasi dengan lembaga maupun organisasi mana pun," ujar Teuku Firmansyah, Minggu (12/1).
Dia menjelaskan, Taman Literasi Martha Christina Tiahahu merupakan ruang publik yang berada di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Taman itu dikelola oleh PT Integrasi Transit Jakarta (PT ITJ).
Ia pun meminta agar pengunjung melaporkan jika mengalami atau mendapatkan informasi mengenai adanya pihak tertentu yang mengatasnamakan pengelola Taman Literasi Martha Christina Tiahahu ketika melakukan kegiatan atau aktivitas di sekitar area taman.
Pelaporan dapat dilakukan melalui kanal resmi PT ITJ yaitu :
"Kami ucapkan terima kasih atas atensi dan dukungan dari seluruh masyarakat terhadap Taman Literasi Martha Christina Tiahahu dalam menjaga kenyamanan dan keamanan ruang publik," terangnya.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
