JawaPos.com - Polisi telah mengantongi identitas empat pelaku penembakan bos pemilik rental mobil yang ditembak mati di rest area Tol Tangerang-Merak, tepatnya di Km 45 arah Jakarta.
Kasi Humas Polresta Tangerang Ipda Purbawa menuturkan, berdasarkan pemeriksaan CCTV, diketahui terdapat empat terduga pelaku dalam peristiwa tersebut. Identitas keempat pelaku pun telah dikantongi oleh pihak kepolisian.
"Pelaku yang pasti sudah kita identifikasi, namun tidak bisa kita sampaikan ke publik," ujarnya kepada wartawan, Jumat (3/1).
Ia menegaskan, saat ini Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Arief Nazaruddin Yusuf beserta jajaran tengah memburu keempat pelaku. Diketahui, keempatnya melarikan diri menggunakan mobil jenis SUV setelah berhasil melepaskan 5 kali tembakan.
"Untuk jajaran yang dipimpin bapak Kasatreskrim sedang dikejar," katanya.
Ia menambahkan, hingga kini polisi terus melakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi. Hingga kini sudah terdapat 7 saksi yang diperiksa.
"Saksi berjumlah tujuh orang, orang yang berada di TKP sebanyak empat orang, keluarga pemilik rental yang ikut saat kejadian ada tiga orang," terangnya.
Sebelumnya diberitakan, Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Baktiar Joko Mujiono menjelaskan, kejadian ini bermula ketika beberapa mobil saling berkejaran dan berhenti di depan Indomaret Rest Area KM 45.
Dari salah satu mobil minibus berwarna hitam, pelaku diduga menembakkan lima kali peluru, yang mengenai dua korban Ilyas Abdurahman (IAS), 48, di bagian dada dan tangan kiri, serta Ramli Abu Bakar (RAB), 60 di bawah ketiak kanan.
Berdasarkan keterangan saksi, kejadian ini bermula dari dugaan penyalahgunaan mobil rental. Pelaku diduga mencopot GPS yang terpasang di mobil untuk memutuskan jejak kendaraan di Pandeglang.
Setelah melacak dan mengejar, saksi menemukan mobil Brio warna oranye milik keluarganya di depan Indomaret Rest Area KM 45. Saat mobil tersebut dihadang, pelaku tiba-tiba menembak secara brutal dan melukai dua korban.
Akibat insiden ini, korban IAS meninggal dunia dan jenazahnya kini berada di RSUD Balaraja untuk dilakukan pemeriksaan forensik oleh dokter Polda Banten. Sementara korban RAB yang terluka parah dirujuk ke RSCM Jakarta untuk mendapatkan perawatan intensif.
Dari hasil olah TKP, pihak kepolisian menemukan barang bukti berupa lima selongsong peluru 9 mm merek Luger dan satu unit mobil Brio warna oranye. Kepolisian masih mendalami motif penembakan, yang diduga terkait dengan bisnis mobil rental.
Baktiar menyatakan, pihaknya masih melakukan pengejaran pelaku.
"Kami terus melakukan serangkaian Penyelidikan secara komprehensif. Motifnya masih kita telusuri, dan kami berkomitmen untuk segera menangkap pelaku," kata Baktiar.
Aksi penembakan itu terekam dalam sebuah video viral yang diunggah akun instagram @rentalmobilcikarang1.
"Pengusaha Rental mobil (rekan kami) di tembak oleh pelaku kejahatan penggelapan unit rental mobil , Korban penembakan ada 3 orang 1 rekan kami meninggal dunia 2 terluka dan di bawa ke rumahsakit di daerah Tangerang," tulis pemilik akun dikutip JawaPos.com, Kamis (2/1).
Dalam video itu terlihat korban Ilyas Abdurahman telah terkapar di sebuah mini market usai ditembak oleh pelaku. Insiden itu terjadi di rest area toll Balaraja Tangerang pada Kamis (2/1) sekira pukul 03:00 WIB.
Mulanya penyewa mobil rental tak kunjung mengembalikan mobil rental ketika masa sewa telah habis.
Tak hanya itu, penyewa juga memutus GPS yang telah dipasang dalam mobil sewaan itu. Pemilik rental pun langsung melakukan pengejaran kepada pelaku.
"Tapi mobil belum pulang dan GPS mobil di putus. Rekan-rekan kita dan melakukan pengejaran ketemu lah mobil tersebut di rest area toll Balaraja Tangerang," jelasnya.
Ia melanjutkan, setelah penyewa pertama telah tertangkap, datanglah komplotan pelaku lainnya yang membawa senjata api. Pelaku pun langsung melakukan penembakan kepada korban.
"Di saat penyewa pertama (pelaku) sudah tertangkap datanglah teman2 pelaku yang membawa senjata 4pi dan menembakkan ke rekan2 kita," jelasnya.
Selain Ilyas, pelaku juga menembak korban lainnya yakni Ramli. Saat ini, Ramli masih mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
"Mohon doanya untuk saudara kita juga pak Ramli dari rental mobil Tangerang juga yg ikut terkena tembakan dari para pelaku semoga beliau diberikan keselamatan," ungkapnya.