Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 November 2024 | 02.07 WIB

Debat Pilgub DKI Jakarta, Dharma: Kita Bahas Perubahan Iklim dan Iklim yang Diubah Sendiri

Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur nomor dua Dharma Pongrekun-Kun Wardana menyampaikan visi-misi di debat kedua Pilkada DKI Jakarta di Beach City Int. Stadium, Ancol, Jakarta, Minggu (27/10/2024). (Hanung Hambara/Jawa Pos) - Image

Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur nomor dua Dharma Pongrekun-Kun Wardana menyampaikan visi-misi di debat kedua Pilkada DKI Jakarta di Beach City Int. Stadium, Ancol, Jakarta, Minggu (27/10/2024). (Hanung Hambara/Jawa Pos)

 
JawaPos.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2 Dharma Pongrekun mengaku telah siap menghadapi debat ketiga Pilgub DKI Jakarta malam ini, Minggu (17/11/2024). Pasalnya, Dharma mengaku telah sejak lama mempelajari mengenai tema debat "Lingkungan Perkotaan dan Perubahan Iklim". 
 
Dharma pun menjelaskan, bahwa saat ini terdapat dua hal penting mengenai iklim yang perlu dipahami masyarakat. Yakni, perubahan iklim dan iklim yang diubah. 
 
"Bedakan antara perubahan iklim, iklimnya berubah sendiri. Kalau iklim yang diubah berarti itu namanya Climate as Engineering. Nah itu, itu bagian daripada agenda yang nanti akan diperbincangkan," ujar Dharma di Rumah Pemenangan atau Bale Gotong Royong, Jalan Antasari, Jakarta Selatan, Minggu (17/11/2024).
 
 
Namun, ia masih belum mau membocorkan ketika ditanya apakah nantinya akan mengungkap siapa pihak yang melakukan mengubah iklim.
 
"Nanti kita lihat saja," tambah Dharma.
 
Sementara itu, Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Kun Wardana berharap bisa tampil lebih baik dari debat sebelumnya. Ia juga berharap apa yang disampaikan dalam debat nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat.
 
"Ya mudah-mudahan apa yang bisa kita sampaikan hari ini bisa menjadi manfaat Warga Jakarta, dan apa yang disampaikan nanti juga bisa lebih baik dari debat-debat sebelumnya," ungkap Kun.
Kepala Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Hubungan Masyarakat KPU DKI Jakarta Astri Megatari menuturkan, tema debat yang diangkat ialah "Lingkungan Perkotaan dan Perubahan Iklim". 
 
Tema besar itu akan terbagi dalam enam sub tema. Yaitu, Penanganan banjir, Penataan pemukiman, Penurunan emisi dan polusi udara serta transisi energi terbarukan dan Pengelolaan sampah. Kemudian, Ketersediaan air bersih, Kota layak huni dan penataan ruang terbuka hijau. 
 
Komisioner KPU DKI Jakarta itu juga memastikan tidak akan ada perubahan dalam segmentasi acara. Di mana pada segmen 1 berisi penyampaian visi-misi program masing-masing pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur.
 
Kemudian, segmen 2 dan 3 pendalaman visi-misi oleh moderator (para pasangan calon akan menjawab pertanyaan dari panelis). Lalu segmen 4 dan 5 tanya-jawab antar paslon dan segmen 6 penyampaian pernyataan penutup masing-masing paslon.
 
"Masih sama. Enam segmen dengan pembagian seperti debat pertama dan kedua," ucap Astri, Rabu (13/11/2024).
 
Mantan pembawa acara berita dan model Indonesia itu mengatakan, pertanyaan akan disusun langsung oleh panelis. Pihaknya tidak akan menggelar FGD guna menyerap aspirasi dari masyarakat seperti saat debat kedua. 
 
Namun, sebelum pertanyaan dibacakan, pihaknya akan memutarkan video pendek mengenai sub tema yang akan dibahas. Sehingga, para paslon memiliki gambaran mengenai sub tema. 
 
"Rencananya bentuknya video pendek tentang sub tema. Jadi akan diputar sebelum pertanyaan dibacakan. Untuk memberikan gambaran tentang sub tema tersebut. Jadi bukan video tentang pertanyaan," jelas Astri.
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore