Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 Oktober 2024 | 08.38 WIB

KPU Perketat Penjagaan Agar Anak Kecil Tidak Masuk ke Area Debat Kedua Pilgub DKI

Tiga pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta (dari kiri) Ridwan Kamil-Suswono, Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto, dan Pramono Anung-Rano Karno mengikuti debat pertama pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta tahun 2024 di JIExpo - Image

Tiga pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta (dari kiri) Ridwan Kamil-Suswono, Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto, dan Pramono Anung-Rano Karno mengikuti debat pertama pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta tahun 2024 di JIExpo

 
JawaPos.com - KPU DKI Jakarta meminta agar pendukung paslon dan tamu undangan tidak membawa anak kecil saat debat kedua Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta. Penegasan itu dilakukan guna mencegah kejadian serupa saat debat perdana. 
 
Sebagaimana diketahui, pada debat Pilgub DKI perdana, terlihat kehadiran anak-anak di dalam venue debat di JIExpo Kemayoran. Hal itu tertangkap kamera saat siaran langsung dilakukan.
 
"Nggak, Nggak boleh. Jadi nanti kami usahakan, nanti himbau juga ke teman-teman dari pendukung dan undangan untuk undangan itu tidak membawa anak kecil," ujar Kepala Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Hubungan Masyarakat KPU DKI Jakarta Astri Megatari di kantor KPU DKI Jakarta, Rabu (23/10/2024).
 
 
Astri mengatakan, pihaknya akan memperketat pengawasan pada pintu masuk kedatangan. Sehingga, mereka yang bisa masuk hanyalah pemegang tanda pengenal atau ID Card.
 
"Dan nanti kita akan lebih filternya di proses pintu masuk ya. Kedatangan itu nanti akan dicermati lagi siapa saja yang pemegang ID Card-nya," terang Astri. 
 
Astri menambahkan, KPU DKI juga telah mengajukan bantuan pengamanan dari Polda Metro Jaya untuk pengamanan selama debat Cagub DKI Jakarta berlangsung.  
 
"Sama seperti debat pertama. Dari pihak kepolisian sendiri rencananya akan mengirimkan sekitar seribuan orang personel," jelas Astri. 
 
Debat kedua Pilgub DKI akan mengangkat tema ekonomi dan kesejahteraan sosial. Tema besar tersebut akan terbagi ke dalam enam sub tema.
 
 
Yakni, Infrastruktur terintegrasi dan pelayanan dasar yang prima, Pendidikan dan kesehatan dan Penanganan ketimpangan sosial. Kemudian, Pembangunan ekonomi digital dan UMKM, Pariwisata dan ekonomi kreatif dan Inflasi bahan pokok 
 
Nantinya akan terdapat tujuh panelis yang berasal dari kalangan akademisi dan pakar yang relevan dengan tema debat. Namun, pihaknya masih belum bisa mengumumkan para panelis terlibat.
 
"Nama-nama panelis nanti akan kami umumkan. Sekarang kami masih dalam tahap penyusuran SK untuk terkait nama panelis. Nanti begitu SK-nya sudah jadi, kami akan umumkan nama-nama panelis," ucap Astri.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore