Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 5 Oktober 2024 | 17.45 WIB

Tongkrongan Baru Anak Jaksel, Ada Prasasti Bertandatangan Paus Fransiskus Hingga Pohon Soekarno

Uskup Agung Jakarta Kardinal Suharyo dalam peresmian ruang terbuka hijau (RTH) Unika Atma Jaya (4/10) malam. Hilmi/Jawa Pos - Image

Uskup Agung Jakarta Kardinal Suharyo dalam peresmian ruang terbuka hijau (RTH) Unika Atma Jaya (4/10) malam. Hilmi/Jawa Pos

 
JawaPos.com - Anak-anak Jakarta Selatan (Jaksel) kini punya tongkrongan baru. Lokasinya persis di depan kampus Unika Atma Jaya, Semanggi, Jakarta. Wujudnya berupa ruang terbuka hijau yang cukup luas dan diresmikan pada Jumat (4/10) oleh Uskup Agung Jakarta Kardinal Suharyo. 
 
Selain lokasinya yang strategis, di dalamnya terdapat prasasti yang ditandatangani langsung oleh Paus Fransiskus. Ceritanya saat Paus Fransiskus datang ke Jakarta, civitas Unika Atma Jaya menyempatkan meminta tanda tangan kepada Paus Fransiskus. 
 
Ketua Yayasan Atma Jaya Linus M. Setiadi mengatakan, yang spesial dari RTH Atma Jaya di Semanggi Jakarta itu tidak hanya prasasti yang ditandatangani Paus Fransiskus. Tetapi juga ditanam beberapa pohon langka. "Ada pohon Soekarno, yang berada di sisi kanan dan kiri saya," katanya. 
 
 
Pohon langka lainnya adalah pohon Bodhi yang dapat tumbuh cukup rindang dan lebat. Kemudian ada juga pohon Moringa stenopetala atau Kelor Afrika. Sesuai namanya, pohon ini berasal dari kawasan Ethiopia dan Kenya Utara di Benua Afrika. Dia mengatakan selama proses pembangunan RTH itu, diberlakukan sistem keberlanjutan. 
 
Misalnya jumlah pohon setelah renovasi bertambah banyak. "Dari sebelumnya 79 pohon, bertambah menjadi 150 pohon," katanya. Kemudian sumur resapan bertambah dari 28 titik menjadi 92 titik. Dia menegaskan revitalisasi lahan Unika Atma Jaya menjadi RTH tersebut sesuai dengan semangat Paus Fransiskus yang juga peduli terhadap lingkungan. 
 
RTH Atma Jaya itu, dirancang sebagai ruang hijau yang multifungsi. Melayani kebutuhan edukasi, interaksi, dan rekreasi bagi seluruh komunitas Atma Jaya serta masyarakat sekitar. Selain menjadi tempat edukasi, RTH itu diharapkan dapat menjadi pusat kesadaran akan pentingnya ruang hijau di tengah perkembangan kawasan perkotaan seperti Semanggi.
 
 
Acara peresmian dibuka dengan upacara pemotongan pita yang melibatkan Uskup Ignatius Kardinal Suharyo, Ketua Yayasan Atma Jaya Linus M. Setiadi, Rektor Unika Atma Jaya Yuda Turana, dan lainnya. Yuda mengatakan Unika Atma Jaya yang lokasinya berada di tengah-tengah kota Jakarta, sangat tepat menjadikan RTH itu sebagai ladang oase. Karena menyegarkan bagi seluruh anggota Komunitas Atma Jaya dan masyarakat sekitar. 
 
"Peresmian hari ini bukan hanya peresmian fisik. Tetapi juga sebagai komitmen nyata mewujudkan kampus yang ramah lingkungan dan berkelanjutan," katanya. Mereka berharap melalui RTH itu, dapat menjadi fasilitas multiguna bagi mahasiswa. Yaitu untuk belajar, berinteraksi, berkolaborasi, rekreasi, relaksasi, serta sarana peningkatan kesadaran lingkungan. 
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore