Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 18 Agustus 2024 | 17.34 WIB

Ketua DPC PDIP Dicatut Dukung Dharma-Kun, Hasto Curiga untuk Ciptakan Calon Boneka di Pilkada Jakarta  

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam Pelatihan Nasional Tim Pemenangan Calon Kepala Daerah PDIP Gelombang Keempat di Bogor, Jawa Barat, Jumat (9/8/2024). (ANTARA/PDIP) - Image

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam Pelatihan Nasional Tim Pemenangan Calon Kepala Daerah PDIP Gelombang Keempat di Bogor, Jawa Barat, Jumat (9/8/2024). (ANTARA/PDIP)

JawaPos.com – Kasus dugaan pencatutan KTP untuk mendukung pasangan Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto sebagai calon independen di Pilkada Jakarta 2024 terus bergulir. Kali ini, giliran Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang mengeluh.

Hasto mengungkapkan, Ketua DPC PDIP Jakarta Timur Dwi Rio Sambodo turut menjadi korban pencatutan KTP untuk mendukung Dharma-Kun. Dia menekankan, Rio mustahil memberikan dukungan kepada calon independen karena merupakan kader partai.

"Ada Ketua DPC PDIP Jakarta Timur, saudara Rio, itu KTP-nya juga dicatut. Padahal sebagai anggota partai tidak mungkin ya untuk memberikan dukungan kepada calon perseorangan. Karena seluruh anggota partai menunggu keputusan Ibu Megawati Soekarnoputri (Ketua Umum PDIP)," kata Hasto di Sekolah Partai PDIP, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (17/8).

Dia memastikan pihaknya tidak akan melaporkan pencatutan nama kadernya itu ke polisi. Namun, PDIP mempersilakan masyarakat Jakarta yang dirugikan akibat pencatutan ini untuk melapor.

Hasto yakin bahwa pencatutan NIK KTP warga Jakarta itu dilakukan hanya untuk kepentingan calon boneka. Sebab, sejauh ini Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus menyatakan akan memberikan dukungan kepada Ridwan Kamil sebagai bakal calon gubernur di Pilkada Jakarta 2024.

"Jadi, kita juga melihat sedang mengidentifikasi dari internal PDIP yang KTP-nya dicatut bagi kepentingan penciptaan 'calon boneka'," tegas Hasto.

Sementara itu, Polda Metro Jaya mengaku telah menerima laporan polisi terkait kasus dugaan pencatutan KTP untuk dukungan kepada Dharma Pongrekun-Kun Wardana. Proses penyelidikan pun sedang berjalan.

"Benar (laporan pencatutan KTP untuk Pilkada Jakarta)," ucap Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombespol Ade Ary Syam Indradi, Sabtu (17/8).

 Laporan tersebut kini sedang diteliti oleh petugas. Selanjutnya akan dilakukan penyelidikan untuk memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana. "Selanjutnya dilakukan pendalaman," pungkas Ade.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore