
Kemacetan panjang menjalar di Jalan Panjang Arteri, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (23/3) sore hari menjelang buka puasa. (Takzia Royyan/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Kemacetan panjang menjalar di Jalan Panjang Arteri, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (23/3) sore hari menjelang buka puasa. Hal ini memang kerap terjadi karena pedagang musiman berjualan di kawasan itu pada bulan suci Ramadan.
Pantauan JawaPos.com di lokasi pukul 17.00 WIB, kendaraan padat merayap dengan jarak sekitar 300 meter hingga akhir arena kuliner dadakan di lokasi tersebut.
Seperempat jalan di Jalan Panjang itu memang terlihat habis oleh para pedagang kaki lima dadakan menjelang buka puasa. Tak hanya itu, beberapa warga yang hendak membeli bekal untuk berbuka puasa itu juga tak sedikit yang parkir di pinggir jalan.
Tak ada petugas kepolisian yang terlihat, para juru parkir liar menjamur. Klakson tiada hentinya bersahut-sahutan, para pengendara yang tak sabar ambil jatah trotoar yang cukup luas.
Menurut salah satu juru parkir di kawasan tersebut, kemacetan memang terjadi, tapi hanya sejak sore pukul 15.00 WIB. Ia tidak tahu akan sampai kapan, namun diperkirakan hanya sampai jam berbuka puasa.
Sementara itu, salah satu pedagang takjil di Jalan Panjang, Ida Syukri, 56, mengaku bahwa kemacetan di tengah ramainya para pedagang takjil di kawasan ini memang suatu keniscayaan.
Namun begitu, ia mengaku bahwa tahun ini setidaknya parkir lebih rapi karena ada yang mengatur meskipun jauh dari lokasi para pedagang. "Saya sih gak masalah yang penting parkirnya di pull. Kalau dulu kan sembarangan," pungkasnya.
Sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya memprediksi terjadi pergeseran jam kemacetan di Jakarta selama bulan Ramadan. Mengingat beberapa kebijakan di sektor pekerjaan mengalami penyesuaian selama puasa.
“Ya, mungkin nanti perubahan hanya bergeser waktunya saja,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman saat dihubungi, Kamis (23/3).
Latif mengatakan, kemacetan diprediksi akan terjadi pada sore hari. Namun, kondisi ini diperkirakan hanya terjadi pada awal-awal Ramadan. Baca juga: Pasar Takjil Ramadan Ditaksir jadi Titik Macet, Polisi Turun Tangan “Tapi awal-awal saja kayaknya. Setelah itu biasa kembali, bergeser saja waktunya,” jelasnya.
Latif mengatakan, penumpukan kendaraan akan terlihat pada pukul 15.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB. Sebab, pada waktu itu masyarakat yang bekerja akan berondong-bondong pulang, supaya bisa buka puasa bersama keluarga di rumah.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
