Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 Maret 2023 | 18.38 WIB

Cegah Pelecehan Seksual, TransJakarta Terapkan Sistem Face Recognition

Bus listrik melintas di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Sabtu (25/2/2023). Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan melakukan pengadaan 120 bus listrik Transportasi Jakarta (Transjakarta) pada tahun 2023 sebagai upaya mengurangi kemacetan Ibu Kota, sehin - Image

Bus listrik melintas di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Sabtu (25/2/2023). Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan melakukan pengadaan 120 bus listrik Transportasi Jakarta (Transjakarta) pada tahun 2023 sebagai upaya mengurangi kemacetan Ibu Kota, sehin

JawaPos.com - PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) berencana segera memakai sistem pengenalan wajah (face recognition) untuk mencegah adanya pelecehan seksual di transportasi publik, dikutip dari ANTARA.

"Kemarin, waktu saya ke TransJakarta, kalau dia (pelaku) terdata, coba nanti kita pakai kamera pengawas (CCTV) yang pakai sistem pengenalan wajah (face recognition)," kata Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono ​​saat ditemui di SMAN 32 Kebayoran Lama, di Jakarta, Jumat (3/3).

Heru menjelaskan nantinya jika wajah pelaku terdeteksi oleh kamera pengawas, maka akan langsung dilakukan pemblokiran sehingga tidak bisa mengakses pelayanan TransJakarta untuk seterusnya.

Terkait kapan waktu sistem pengenalan wajah itu akan dilaksanakan, Heru mengatakan untuk secepatnya memanggil pihak terkait.

"Segera saja nanti saya panggil habis ini TransJakarta dan Dinas Perhubungan DKI," katanya.

Sebelumnya, PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) menerjunkan petugas keamanan berseragam yang akan berpatroli di seluruh armada untuk mengantisipasi dan meminimalkan kejahatan pelecehan seksual.

"Kalau selama ini petugas keamanan berjaga-jaga di halte-halte untuk mencegah tindak pidana kriminal. Lantas untuk menghadapi predator seks, petugas-petugas tersebut kita alihkan untuk menjaga ke dalam bus-bus layanan TransJakarta," kata Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT TransJakarta Apriastini Bakti Bugiansri dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

Apriastini mengatakan petugas pramusapa dan petugas keamanan ini merupakan upaya TransJakarta dalam menekan kasus pelecehan seksual di TransJakarta dan menambah keamanan serta kenyamanan para pelanggan, sekaligus merespon atensi Pj Gubernur DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

Upaya lain, lanjut dia, TransJakarta berupaya memperluas operasi armada bus warna merah jambu atau merah muda khusus untuk perempuan sehingga memperkuat usaha selama ini yaitu ruangan khusus wanita di setiap armada bus dan dilengkapi dengan kamera pengawas (CCTV).

Berdasarkan video yang beredar, Apriastini membenarkan ada kasus dugaan pelecehan seksual terhadap seorang pelanggan wanita saat menaiki rute Harmoni-Pulogadung (Koridor 2) pada Senin (20/2) sekitar pukul 19.45 WIB.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore