Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 21 Februari 2024 | 16.13 WIB

Kesaksian Pemilik Warung Ibu Gaul Tentang Anak Vincent Rompies dan Geng T

 
 

Ilustrasi bullying. (Istimewa)

 
JawaPos.com - Hermawati, pemilik Warung Ibu Gaul (WIG) angkat bicara setelah tempatnya diduga menjadi lokasi perundungan dan berujung kekerasan fisik salah satu korban hingga mendapat perawatan di sebuah rumah sakit.

Salah satu terduga pelaku perundungan adalah Legolas Rompies, anak dari artis Vincent Rompies bersama teman-temannya yang tergabung dalam geng T.

Hermawati mengaku, sosok anak Vincent Rompies dan teman-temannya sebenarnya anak yang baik dan sopan. Setidaknya, hal itu yang diketahuinya selama mereka nongkrong di tempatnya.

"Sopan. Semua yang disini pada sopan sopan. Makanya aku juga kaget," ujar Hermawati saat ditemui di warungnya di bilangan Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (20/2).

Dia mengaku sama sekali tidak mengendus adanya praktik perundungan terjadi di warungnya selama ini. Padahal, mereka hampir setiap hari nongkrong di warungnya berjumlah sekitar 20-an.

Jika mengetahui adanya praktik perundungan, dia mengaku akan mengambil sikap tegas dengan mengusir mereka dari warung. Pada saat terjadi perundungan di tempatnya, dia mengaku sedang tidak berada di tempat.

"Jangankan sampai ribut, mereka agak berisik saja pasti kita turun. Karena kan nggak enak sama tetangga. Kan ada yang kadang bercandanya kekencangan," tuturnya.

Lebih lanjut Hermawati mengatakan, Legolas Rompies adalah anak artis juga baru diketahuinya. Karena selama ini, dia mengiranya Legolas anak dari kalangan masyarakat biasa.

"Malah kita baru tahu dia itu anak artis. Itu juga yang kasih tahu OB-nya, karena belum lama ini ada acara di Binus," tuturnya.
 
Baca Juga: KPK Sebut Tersangka Dugaan Pungli di Rutan Lebih dari 10 Orang

Sebelumnya, orang tua korban mengungkapkan anaknya telah terjadi korban perundungan yang berujung pada kekerasan fisik dilakukan oleh sejumlah seniornya di sekolah SMA Binus Serpong, berdasarkan informasi yang diunggah pemilik akun @bospurwa di media sosial X.

Menurut orang tua korban, kekerasan itu sudah terjadi sejak 2 Februari 2024. Korban dihajar, dipiting, dicekik, diikat di tiang, ditendang, bahkan diludahi secara bergantian oleh sejumlah seniornya yang salah satu pelakunya diduga adalah anak Vincent Rompies, Legolas Rompies.

Tak sampai disitu saja, korban juga sempat disundut dengan rokok pada badannya dan juga dipukuli dengan menggunakan kayu dari belakang serta bagian perutnya dihajar. Menurut orang tua korban, kejadian itu disaksikan oleh banyak orang.

Kejadian kembali terjadi menjelang pemilu. Anaknya dihajar dan dibakar tangannya dengan menggunakan korek api.

"Dan tololnya mereka videokan, saya sudah dapat videonya dan mereka bilang hanya pemanasan dan akan berlanjut di hari Kamis. Untungnya saya kebutu tahu dan langsung bertindak malam itu juga," tutur orang tua korban.
 

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore