Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 November 2022 | 21.23 WIB

Penuhi Undangan Jokowi, Heru Bahas Angkutan Massal

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan rapat terbatas untuk membahas angkutan massal perkotaan bersama beberapa Menteri Kabinet Indonesia Maju dan kepala daerah. (Istimewa) - Image

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan rapat terbatas untuk membahas angkutan massal perkotaan bersama beberapa Menteri Kabinet Indonesia Maju dan kepala daerah. (Istimewa)

JawaPos.com - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono memenuhi undangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas untuk membahas angkutan massal perkotaan bersama beberapa Menteri Kabinet Indonesia Maju. Rapat tersebut dilaksanakan secara terbatas di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

Dalam rapat terbatas itu, Heru mengatakan Jokowi meminta agar DKI Jakarta mendukung mendukung pengintensifan angkutan massal perkotaan dengan berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

"Sesuai arahan Pak Presiden yang mengatakan bahwa angkutan massal perkotaan menjadi satu keharusan yang perlu diintensifkan, dan DKI Jakarta dinilai paling representatif untuk digunakan sebagai contoh angkutan massal perkotaan bagi kota-kota lain di tanah air," ujarnya kepada wartawan, Rabu (2/11).

Maka kami akan mengupayakan untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang sudah ada sekaligus merencanakan dan membangun angkutan massal itu sendiri," imbuh Heru.

Sementara itu, dalam kesempatan itu juga Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melaporkan kepada Jokowi terkait perkembangan pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) di DKI Jakarta. Ia menjelaskan, investor dalam pembangunan MRT kini tidak hanya dari Jepang, tetapi juga dari Korea dan Inggris yang akan ikut masuk sebagai konsorsium.

"Kami rencanakan pada saat G20, ada signing antara pihak Indonesia, itu Kemenhub dan DKI dan pihak Jepang, Korea, dan Inggris," ujarnya.

Budi pun menyampaikan bahwa Kementerian Perhubungan akan mendukung visi Jokowi yang mengutamakan angkutan massal perkotaan dengan menjadikan DKI Jakarta sebagai contoh. Sedangkan daerah-daerah lain di Tanah Air akan dimulai dengan studi kajian terkait angkutan massal.

"Tentu waktu dari pembangunan ini dikaitkan dengan kemampuan finansial dari pemerintah dan pemerintah daerah," tandasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore