Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 9 Agustus 2022 | 19.59 WIB

Ketegangan Dua Keluarga yang Buat Akses Jalan Ditembok di Pulogadung

Caption: Akses jalan masuk ke rumah Asep yang hanya bisa dilalui dengan cara berjalan menyamping - Image

Caption: Akses jalan masuk ke rumah Asep yang hanya bisa dilalui dengan cara berjalan menyamping

JawaPos.com - Ketegangan antar dua keluarga di Pulogadung, Jakarta Timur, menurut ketua RT 11 Gang VIII memang terjadi sudah sejak lama. Puncak dari ketegangan tersebut menghasilkan penembokan di depan rumah keluarga Asep oleh keluarga Widya atau Wiwi.

Ketua RT 11 Gang VIII bercerita bahwa ketegangan yang terjadi antara dua keluarga tersebut memang sudah lama. Meski rumahnya saling bersampingan, kerukunan dua keluarga tersebut hancur karena sering saling lempar sindiran.

"Kalau berhadapan langsung mereka gak apa-apa. Cuma sering nyindir, keluarganya pak Asep ada nyindir menyinggung perasaan keluarganya mba Wiwi," jelasnya, Selasa (9/8).

Sebelum rumah Asep akhirnya ditembok oleh Wiwi, Tasdiq mengatakan bahwa mediasi sudah sempat dilakukan. "Wah udah mediasi beberapa kali sebelum ditembok pun udah ada mediasi. Cuma gak menemukan titik temu," katanya.

Photo

Akses jalan masuk ke rumah Asep yang hanya bisa dilalui dengan cara berjalan menyamping.(Royyan/ JawaPos.com)

Mediasi itu bahkan sudah sempat dihadiri pihak Kelurahan Pisangan Timur. Namun, hasil dari mediasi tersebut justru malah berakhir penembokan rumah Asep oleh Wiwi.

"Ya pihak keluarga Wiwi tetep kekeh mau nembok," ujar Tasdiq.

Sebelum akhirnya penembokan dilakukan di rumah Asep, Tasdiq mengaku bahwa Wiwi sudah mengirimkan surat pemberitahuan secara resmi kepada pihak RT, RW, dan Kelurahan.

"Gak bisa apa apa soalnya secara legalnya bangunnya di atas tanah mereka, bu Wiwi itu," imbuhnya.

Tanah tempat penembokan dilakukan secara legal memang sudah dibuktikan milik Wiwi. Tahun 2019 pihak Wiwi sudah melakukan pengukuran dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN). "Emang punya haknya bu Wiwi," pungkas Tasdiq.

Sebelumya, diketahui tembok di depan rumah Asep menjulang hingga 1,5 meter. Ukuran ke sampingnya total menutupi akses rumah Asep. Hanya disisakan satu akses jalan masuk ke rumah dari samping, itu pun tidak bisa dilewati jika dengan cara berjalan ajeg. Akses masuk rumahnya hanya bisa dilalui dengan jalan menyamping seperti kepiting.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore