Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 25 Mei 2022 | 15.58 WIB

Rute KRL Berubah, Jalur Bekasi Bisa Langsung ke Tanah Abang

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Bagi pengguna KRL Jabodetabek perlu memerhatikan perjalanan pada 28 Mei mendatang. Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) pada tanggal tersebut melakukan switch over (SO) ke-5 di Stasiun Manggarai.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta dan Banten Rode Paulus menuturkan, kegiatan SO ke-5 itu untuk menata dan mengkondisikan jalur kereta api di Stasiun Manggarai, sehingga pembangunan pengembangan Stasiun Manggarai dapat dilanjutkan sesuai jadwal.

Hal itu berdampak pada perjalanan kereta api termasuk KRL Commuterline. Mengantisipasinya, DJKA melakukan SO ke-5 pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari atau 27-28 Mei 2022.

“Kami akan memanfaatkan window time atau waktu jeda antara jam operasional kereta yang dimulai setelah kereta terakhir selesai beroperasi dan sebelum kereta pertama memulai perjalanan di esok harinya untuk pengerjaan SO 5 ini,” ujarnya dalam keterangan Rode Paulus, Rabu (25/5).

Adapun SO ke-5 itu dengan mengaktifkan jalur sementara (temporary track) untuk jalur 1 dan jalur 2, sekaligus menutup Jalur 3. Mengganti sistem persinyalan, memasang dan mengganti jaringan listrik aliran atas (JLAA) untuk menyesuaikan perubahan jalur.

“Total terdapat 8 titik pengerjaan saat SO 5 nanti dan akan menyambungkan jalur 1 dan jalur 3 yang temporary dengan yang existing dan menutup jalur 3 sehingga pekerjaan struktur sipil bangunan gedung Stasiun Manggarai sisi timur bisa mulai dikerjakan agar target pengoperasian bangunan gedung di tahun 2023 bisa terealisasikan,” jelasnya.

Dengan demikian, terjadi penyesuaian jalur di Stasiun Manggarai yang digunakan untuk melayani penumpang kereta api.

Setelah SO 5 nanti, Jalur 1 dan Jalur 2 Stasiun Manggarai hanya akan melayani kereta api jarak jauh. Jalur 3 dinonaktifkan.

Untuk KRL Commuterline lintas Bekasi/Cikarang Line dilayani di Jalur 6 dan Jalur 7 Stasiun Manggarai. Lintas Bogor Line dilayani di Jalur 10, Jalur 11, Jalur 12, dan Jalur 13.

Selain mengubah jalur pelayanan kereta api, pelaksanaan SO 5 juga diikuti dengan penyesuaian Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) KRL Commuterline.

Vice President (VP) Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba menyebut, dalam GAPEKA hasil penyesuaian pasca SO 5, pola operasi KRL Commuterline mengalami perubahan yang cukup signifikan untuk Bogor Line dan Bekasi/Cikarang Line.

Secara umum, perubahan pola operasi KRL Commuterline dilakukan dengan mengikuti skema, semua KRL Bogor Line menuju ke Stasiun Jakarta Kota. KRL Bekasi/Cikarang Line menggunakan 2 pola

Pertama, operasi Full Racket (Looping). Cikarang/Bekasi – Jatinegara – Manggarai – Kampung Bandan – Pasar Senen – Jatinegara – Bekasi/Cikarang. Serta, Cikarang/Bekasi – Jatinegara – Pasar Senen – Kampung Bandan – Manggarai – Jatinegara – Bekasi/Cikarang.

Sedangkan half racket yaitu, Cikarang/Bekasi – Jatinegara – Manggarai - Tanah Abang – Kampung Bandan (PP). Cikarang/Bekasi – Jatinegara – Manggarai - Tanah Abang - Angke (PP).

Untuk Serpong Line, Tangerang Line, dan KA Bandara Soetta tidak ada perubahan.

Anne Purba menambahkan, perubahan pola operasi pelayanan di Stasiun Manggarai akan dilakukan untuk menjaga keselamatan dan keamanan pengguna saat perpindahan peron untuk transit. Nantinya pengguna KRL tidak harus menyeberang jalur rel lagi dan bisa mengurangi aktivitas di passengers crossing yang berpotensi membahayakan nyawa penumpang saat menyebrang jalur rel.

Di samping itu, penyesuaian layanan ini dimaksudkan agar perjalanan pengguna KRL tetap nyaman di tengah proses pengembangan dan pembangunan Stasiun Manggarai yang terus berlangsung.

Penyesuaian GAPEKA juga diikuti dengan penambahan persebaran rangkaian KRL pada lintas Cikarang. “Sebelum diberlakukan penyesuaian, lintas Cikarang dilayani sebanyak 17 rangkaian KRL, nantinya akan meningkat menjadi 21 rangkaian KRL yang terdiri dari 10 dan 12 SF,” urainya.

Kecepatan maksimal perjalanan KRL lintas Cikarang-Jatinegara juga akan mengalami peningkatan dari sebelumnya 70 Km/Jam menjadi 95 Km/Jam dan memangkas waktu perjalanan sekitar 2 menit.

Penyesuaian GAPEKA dan pemberlakuan pola operasi baru KRL Commuterline akan dilakukan setelah kegiatan SO 5 selesai dilaksanakan pada 28 Mei 2022. Guna menyambut perubahan ini, DJKA akan berkolaborasi dengan KAI Commuter dan stakeholder lain untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kami memohon dukungan dan doa restu masyarakat agar pelaksanaan SO 5 nanti dan pengerjaan pengembangan Stasiun Manggarai secara umum dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan selamat,” pungkasnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore