
Photo
JawaPos.com - Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Munjirin melakukan inspeksi dadakan (sidak) ke dalah satu supermarket di Jalan MT Haryono, Kelurahan Cikoko, Kecamatan Pancoran, Selasa(26/4). Hasilnya ditemukan produk tidak layak konsumsi masih dijual ke konsumen.
Berbagai produk pangan tidak layak konsumsi yang berhasil dikumpulkan di antaranya 10 kilogram buah naga, empat tray telor ayam busuk, 10 kilogram daging ayam, 5 kilogram daging sapi, 10 boks kerang dan ikan salmon. Mayoritas kondisi bahan pangan tersebut kadaluarsa dan rusak.
"Dari temuan di lapangan harus ada pembinaan secara serius. Saya juga sudah meminta manajemen pengelola pusat perbelanjaan ini serius menyortir berbagai produk pangan yang sudah tidak layak konsumsi, agar tidak lagi dijual kepada konsumen," kata Munjirin.
Ia memaparkan, Sudin KPKP Jakarta Selatan akan memanggil pengelola pusat perbelanjaan untuk melakukan pembinaan.
"Tim quality control akan mengikuti pembinaan lebih lanjut. Saya juga meminta pengelola menutup sementara untuk perbaikan prasarana dan sarana. Serta menyortir produk pangan yang masih awet lama disimpan, jangka menengah didistribusikan ke toko menengah dan tidak layak dimusnahkan," imbuhnya.
Ia menegaskan, akan memberikan sanksi peringatan pertama, kedua hingga penutupan tempat usaha jika tidak menaati aturan yang berlaku. Hal itu sebagai efek jera kepada pengelola.
"Saya meminta pengelola datang memenuhi panggilan serta membawa berbagai perizinan usaha yang dimiliki. Sanksi sesuai aturan akan diberikan jika perizinan habis masa berlaku," imbuhnya.
Sementara itu, Koodinator Kelompok Subtansi Infokom BBPOM Jakarta Yayan Cahyani merasa heran, pengelola tetap memajang makanan kadaluarsa dan tidak layak makan di etalase. Produk yang ditemukan oleh timnya berupa susu, olahan ikan, dan buah.
"Makanan yang kami temukan tidak layak makan diantaranya kadaluarsa, kemasan rusak, dan produk rusak. Total ada 5 item, seperti kondisi busuk pada produk kurma, kemasan kurma juga rusak, bahkan ditemukan kecoa," ujarnya.
Meski demikian, Yayan yakin pengelola menjalankan kewajiban mengecek bahan makanan setiap hari. Namun dengan adanya temuan tersebut pihaknya tidak yakin petugas menjalankan SOP pengecekan dengan baik.
"Ini kan temuan kami dengan tim terpadu, sumber dari mereka dan memang ada temuan dan juga ada aduan masyarakat terkait beberapa produk tidak layak edar," jelasnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026: Momentum Garuda Kunci Tiket Semifinal!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Eks Wakil Kepala PPATK: Ada Pola 'Placement' untuk Hilangkan Jejak di Kasus Korupsi dan TPPU Febrie
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
