Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 Januari 2024 | 01.02 WIB

Baliho Caleg hingga Capres-Cawapres Bertebaran di Palmerah Utara hingga Ganggu Akses Pejalanan Kaki

Baliho-baliho yang halangi akses pejalan kaki di Jalan Palmerah Utara, Palmerah, Jakarta Barat - Image

Baliho-baliho yang halangi akses pejalan kaki di Jalan Palmerah Utara, Palmerah, Jakarta Barat

JawaPos.com - Baliho-baliho para calon legislatif (caleg) DPR maupun DPRD hingga para calon presiden-wakil presiden memenuhi di sepanjang mata memandang di Jalan Palmerah Utara, Palmerah, Jakarta Barat. Seperti lagu "Balonku Ada Lima", baliho yang berjejer itu rupa-rupa warnanya.

 
Sebagian dari baliho yang berjejer itu tampaknya tak hanya merusak pemandangan, tetapi juga menggunakan fasilitas umum dengan menghalangi akses pejalan kaki, yaitu trotoar. Pantauan JawaPos.com di Jalan Palmerah Utara, tampak baliho Partai Solidaritas Indonesia hampir menutupi semua ruas trotoar.
 
Baliho bertuliskan Caleg DPR bernama Anthony Winza itu menjulang bersaing dengan pepohonan dan hanya menyisakan sedikit ruas jalan untuk pejalan kaki. Jika mau lewat, orang mau tak mau mesti memiringkan badannya dan berjalan menyamping seperti kepiting. 
 

Baliho-baliho yang halangi akses pejalan kaki di Jalan Palmerah Utara, Palmerah, Jakarta Barat

 
Bagi para pengendara motor yang biasa menggunakan trotoar untuk menembus macet, bahkan mesti pikir dua kali untuk melanggar dan menggunakan trotoar. Namun, memang ada saja yang nekat dan memaksa melewati ruas trotoar yang tak seberapa itu.
 
Di trotoar lainnya tak jauh dari lokasi tersebut ada juga baliho dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan nama caleg DPR RI Adang Daradjatun. Sama dengan baliho dari PSI, baliho itu pun menghalangi trotoar. 
 
Abet, 43, salah satu satpam yang berada di lokasi mengaku tak mengetahui kapan dipasangnya baliho-baliho yang telah mengambil jatah fasilitas umum itu.
 
"Gak ketauan. Masangnya malem jam dua, jam tiga. Siang mah gak berani dia. Bangun bangun udah ada," katanya saat ditemui JawaPos.com, Senin (15/1).
 
Hingga sejauh ini, Abet mengaku sudah banyak sekali baliho-baliho yang dipasang tanpa sepengatahuan warga. Ia berharap Satpol PP dapat mengatasinya.
 
 
"Jarang sih ke sini. Biasanya ada mereka pake mobil yang ada baknya itu," ujarnya. (*)
Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore