
Ketua Umum Hipelki, Randy Teguh. (Istimewa)
JawaPos.com - Sejumlah pengusaha dan akademisi yang bergerak di bidang alat kesehatan di Jakarta Utara membentuk Himpunan Pengembangan Ekosistem Alkes Indonesia (Hipelki). Hipelki sendiri dibentuk untuk menjadi jawaban dan solusi atas segala permasalahan terkait alat kesehatan dari pengusaha ke pemerintah.
"Dari kesenjangan yang belum sepenuhnya terjembatani di antara unsur-unsur ekosistem alkes inilah alasan Hipelki dibentuk," kata Ketua Umum Hipelki, Randy Teguh dalam keterangan tertulis yang diterima.
Untuk diketahui, ketika Indonesia memasuki masa pandemi Covid-19 pada 2020 lalu, Kementerian Kesehatan terus mendorong ketahanan dan kemandirian alkes. Alasan ini juga yang, menurut Randy, membuat Hipelki dibentuk.
"Kami menyatukan suara dari semua unsur ekosistem alkes untuk membangun ketahanan dengan mulai meninggalkan ketergantungan pada bahan baku impor. Kami juga berupaya menguatkan kemandirian usaha kecil dan menengah (UKM) alat kesehatan yang kini mulai berkembang di masyarakat sejak Covid-19," kata Randy.
Menurutnya, saat ini jumlah anggota Hipelki sudah terus berkembang.
"Terdiri dari perusahaan berskala kecil dan menengah, khususnya perusahaan rintisan. Perusahaan-perusahaan ini harus mendapatkan perhatian khusus, karena telah terbukti bahwa Usaha Kecil dan Menengah telah menjadi tulang punggung ekonomi rakyat," kata Randy.
Randy menjabarkan, anggota Hipelki terdiri dari para akademisi, perusahaan rintisan, produsen, layanan purna jual, serta kontributor ekosistem alkes lainnya. "Pemerintah akan diuntungkan (dengan keberadaan Hipelki, Red) karena mereka tidak perlu menjangkau unsur-unsur pembentuk ekosistem satu demi satu," katanya.
"Kami berharap agar dapat berkontribusi secara positif untuk kemandirian dan ketahanan alkes melalui program-program yang bermanfaat," tutupnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
