
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji dan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memimpin Apel Gelar Pasukan Pengetatan PPKM Mikro wilayah DKI Jakarta di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (18/6/2021). Apel Gelar Pasukan y
JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan ada tiga prioritas yang harus dijalankan oleh oleh jajaran aparatur sipil negara (ASN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Jakarta selama PPKM Darurat pada 3-20 Juli mendatang.
"Pertama, menyelamatkan yang sudah terpapar. Kedua, melindungi warga yang belum terpapar agar jangan sampai terpapar. Ketiga, menolong mereka yang kesulitan memenuhi kebutuhan harian," ujar Anies dikutip Youtube Pemprov DKI Jakarta, Sabtu (3/7).
Anies mengatakan, ASN dan BUMD bekerja atas nama negara dan dibebani amanat konstitusi untuk melindungi masyarakatnya segenap tumpah darah Indonesia. Maka dalam masa darurat ini semua ASN dan BUMD semua turun sebagai negara, jangan ada yang hanya jadi penonton.
"Lakukan ketiga prioritas ini dengan amat serius. Jangan tunggu laporan, tapi aktif cari apa yg bisa diamankan," tambahnya.
Dalam melaksanakan tiga prioritas itu jangan malah jadi penghambat, apalagi karena hal-hal sepele. Selama penanganan pandemi ini secara umum jajaran Pemprov DKI bekerja sangat cepat dan jadi tolok ukur bagi yang lain.
"Tapi di sana-sini masih ada laporan-laporan proses yang terhambat karena hal sepele seperti surat yang tidak segera dibuat, komunikasi yang tidak segera dijalin, atau melihat masalah tapi dibiarkan karena merasa bukan tupoksinya. Saya ulangi, jangan jadi penghambat," ungkapnya.
Anies memita kepada pegawai ASN dan BUMD untuk mendatangi RT/RW setempat dan tanyakan situasi. Sehingga bisa mmemberikan bantuan semampunya.
"Identifikasi jangan ada keluarga di lingkungan kita yang kelaparan. Galang kerjasama dan solidaritas antar warga untuk menjaga lingkungan, memastikan PPKM Darurat di lingkungan kita berjalan baik," ungkapnya.
Anies juga mengingatkan untuk para ASN dan BUMD dalam melaksanakan tugasnya membantu masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
"Dalam laksanakan tugas, jaga prokes seketatnya, pakai masker dobel bila perlu, jangan lepas. Saat pulang ke rumah, bersihkan diri sepenuhnya sebelum bersapa dengan keluarga. Jaga pola hidup sehat, minum vitamin dan suplemen," tuturnya.
"Jaga komunikasi, kekompakan dan kolaborasi antar kita. Saling mendukung, saling mengisi, dan saling menjaga. Saling menjaga. Setelah kita berhasil melewati masa yang sangat sulit ini, kita berharap kita akan menjadi lebih kuat dan menjadi lebih rekat sebagai satu kesatuan," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
