Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 November 2023 | 18.44 WIB

Langkah Pemprov DKI Antisipasi Banjir

Foto Aerial kawasan kampung pulo yang terendam banjir, Jakarta, kamis (2/1/2020). Akibat meluapnya aliran kali Ciliwung sejumlah kawasan di bantaran tersebut terendam banjir dengan ketinggain hingga 1 meter. HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS - Image

Foto Aerial kawasan kampung pulo yang terendam banjir, Jakarta, kamis (2/1/2020). Akibat meluapnya aliran kali Ciliwung sejumlah kawasan di bantaran tersebut terendam banjir dengan ketinggain hingga 1 meter. HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS

JawaPos.com - Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta menyiapkan lima lima langkah upaya dalam mengantisipasi dampak musim hujan. Diketahui bahwa pada Minggu (5/11) lalu hujan di wilayah Jabodetabek sempat deras dan membuat banjir di beberapa titik di daerah DKI Jakarta. 

Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta Hendri mengatakan, lima upaya yang telah dilakukan adalah optimalisasi pengoperasian sarana dan prasarana pengendali banjir. Kedua, penanganan banjir rob melalui NCICD. Ketiga, pengerukan waduk/situ/embung, kali/sungai dan saluran. Keempat, pemeliharaan sarana dan prasarana. Kelima, pemetaan banjir dan genangan.
 
"Sesuai arahan dari Pak Pj. Gubernur Heru, kami di Dinas SDA secara konsisten untuk terus melakukan berbagai upaya mengantisipasi dampak musim hujan dan memperkuat sinergi dengan berbagai pihak," katanya kepada wartawan, Selasa (7/11).
 
 
Saat ini, ia memastikan bahwa di lima wilayah kota administrasi yang ada di Jakarta, Dinas SDA telah melakukan pengerukan sedimen lumpur dan sampah di waduk/situ/embung dan kali/sungai.
 
“Dalam melakukan pengerukan ini, Dinas SDA bersinergi dengan para wali kota, lintas dinas, kelurahan, dan kecamatan di tiap wilayah dengan mengerahkan lebih banyak alat berat. Sehingga, pengerukan sedimen lumpur dan sampah dapat dilakukan secara cepat dan optimal,” jelas Hendri.
 
 
Di sisi lain, sarana dan prasarana juga disiagakan dan dipastikan dapat beroperasi dengan baik untuk mengantisipasi hal ini. Berdasarkan data per hari ini, ia menyebut ada pompa stationer sebanyak 578 unit di 202 lokasi, alat berat sebanyak 251 unit, pasukan biru sebanyak 4.189 personil, pompa mobile sebanyak 539 unit, dan pintu air sebanyak 845 unit di 589 lokasi.
 
"Meski demikian, peran dan kerja sama warga untuk disiplin membuang sampah pada tempatnya, serta menjaga kebersihan lingkungan juga sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya genangan saat musim hujan," pungkas Hendri.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore