
Petugas kesehatan menyuntikan vaksin Covid-19 kepada pedagang di Blok A Pasar Tanah Abang Jakarta, Kamis (25/2). Wahyu Putro A./Antara
JawaPos.com–Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, belum ada laporan mengenai penyelewengan vaksinasi Covid-19 untuk pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.
”Belum. Saya belum dapat laporan,” kata Riza seperti dilansir dari Antara di Jakarta.
Riza menyebutkan Perumda Pasar Jaya sudah melakukan pendataan terhadap pedagang dan karyawan yang bekerja di pasar tekstil terbesar di Asia Tenggara itu. Sebanyak 10 ribu pedagang pasar yang didata untuk menerima vaksinasi Covid-19 tahap pertama mulai divaksinasi sejak 17 Februari.
”Sejauh yang kita data, sesuai data yang ada. Yang menerima itu memang harus pedagang pasar,” ujar Riza.
Dia akan menelusuri dugaan jatah vaksin untuk pedagang diberikan ke pihak luar. Pemprov DKI Jakarta berusaha memastikan tiap vaksin yang disebar diterima sesuai target.
”Kalau nanti ditemukan bukan pedagang pasar, kita akan cek. Kita akan evaluasi, kita akan periksa lebih lanjut. Apa memang terjadi orang-orang yang bukan pedagang pasar, menyusup umpamanya masuk dan sebagainya,” ucap Riza.
Sebelumnya, celah atau kelemahan dalam pendaftaran vaksinasi dikabarkan telah dimanfaatkan sejumlah pedagang untuk mendaftarkan kerabat mereka agar bisa mendapatkan vaksin Covid-19. Padahal vaksinasi di pasar tersebut hanya menargetkan pedagang pasar dan karyawannya.
Penanggung jawab vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang Siti Nur Halimah mengaku belum mengetahui adanya kenalan pedagang yang ikut mendapat jatah vaksinasi. Namun, dia menilai hal tersebut bisa saja terjadi jika pedagang memanfaatkan celah kelemahan pendaftaran vaksin.
Dia mengatakan, untuk pedagang atau pemilik dan penyewa kios, disyaratkan untuk melampirkan keterangan pembayaran iuran sebagai bukti verifikasi. Namun, verifikasi serupa sulit dilakukan untuk karyawan pedagang.
Siti mengungkapkan masalah pendaftaran dan verifikasi sepenuhnya dikerjakan PD Pasar Jaya selaku pengelola Pasar Tanah Abang.
”Jadi silakan ditanya ke Pasar Jaya. Kita sudah janjian di luar pintu, ruang verifikasi, itu tanggung jawab Pasar Jaya. Begitu masuk ruang vaksinasi baru tanggung jawab kami (Kementerian Kesehatan),” terang Siti.
Dampaknya, sejumlah pedagang pasar di Tanah Abang mengeluhkan sulitnya mengikuti vaksinasi yang digelar di pasar tersebut. Di sisi lain, didapati bahwa beberapa warga yang mengikuti vaksinasi bukan pedagang di Pasar Tanah Abang.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=EZAbMqcXyac

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
