
Suasana kota Jakarta diselimuti kabut polusi, Rabu (26/7/2023). Data situs IQAir Jakarta tercatat menjadi kota dengan kualitas udara dan polusi terburuk di dunia dengan nilai indeks 168.
JawaPos.com - Dinas Lingkungan Hidup DKI mengungkapkan kualitas udara di Lubang Buaya, Jakarta Timur, selalu buruk karena dekat dengan sejumlah pabrik yang melakukan kegiatan usaha.
"Kayak kami taruh di Lubang Buaya, ternyata alat itu dekat dengan pabrik tahu, pabrik pembuatan arang, ada juga pembakaran kabel, yang itu lokasinya bukan di Jakarta," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Asep Kuswanto di Bogor, Jawa Barat, Jumat (15/9).
Asep menyatakan, kualitas udara itu diukur melalui alat pemantau yang sensitif dengan diletakkan di perbatasan dengan wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Setelah dideteksi ternyata ditemukan penyebabnya, yakni ada kegiatan usaha yang menimbulkan polusi di sekitar Bekasi. Namun, pihaknya tidak bisa menindak di kota penyangga tersebut.
"Memang meletakkan alat itu menjadi hal yang penting, walaupun radiusnya terbatas tapi setidaknya bisa menggambarkan kondisi lingkungan sekitarnya," tuturnya seperti dikutip Antara.
DLH DKI Jakarta mengimbau kepada produsen maupun masyarakat untuk menjaga alat pemantau kualitas udara yang dibeli sendiri.
Dikhawatirkan alat itu bisa berdebu dan penempatannya yang kurang tepat sehingga akurasi yang dihasilkan dari alat itu juga tidak valid.
"Bagusnya penempatan itu di tempat yang netral dan memang sebaiknya dikonsultasikan dengan DLH. Memang itu yang belum tersosialisasikan dengan baik," tuturnya.
DLH DKI Jakarta mengungkapkan, kualitas udara Kota Jakarta dalam kategori tidak sehat karena angka partikel halus (Particulate Matter/PM) 2,5 berdasarkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) mencapai 101 pada Jumat hingga pukul 07.45 WIB.
Laman resmi Sistem Informasi Lingkungan dan Kebersihan DLH Provinsi DKI Jakarta menyebutkan, di antara lima wilayah, Lubang Buaya (Jakarta Timur) memiliki angka PM2,5 sebesar 101 atau berada di antara patokan 101-199.
Angka itu memiliki penjelasan bahwa tingkat kualitas udara tidak sehat karena dapat merugikan pada manusia ataupun kelompok hewan yang sensitif atau bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
