Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 September 2023 | 05.02 WIB

TransJakarta Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi Rp 1 Triliun

Penumpang mengantre di halte TransJakarta Tosari, Jakarta, Jumat (10/5/2022). Usai berakhirnya libur lebaran juga seiring berjalannya aktivitas perkantoran, penumpang bus TransJakarta membludak saat jam pulang kerja.  Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com - Image

Penumpang mengantre di halte TransJakarta Tosari, Jakarta, Jumat (10/5/2022). Usai berakhirnya libur lebaran juga seiring berjalannya aktivitas perkantoran, penumpang bus TransJakarta membludak saat jam pulang kerja. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

JawaPos.com-PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) menegaskan tidak ada pemangkasan dana subsidi kewajiban layanan publik (public service obligation/PSO) Rp 1 triliun untuk kebutuhan operasional.

"Enggak, tidak ada pemotongan anggaran. Itu isu yang mungkin berkembang di masyarakat tapi sebetulnya tidak ada," kata Direktur Operasi dan Keselamatan TransJakarta Daud Joseph di Halte CSW Jakarta Selatan, Jumat.

Daud menuturkan isu itu diketahui berasal dari adanya penyesuaian selang waktu keberangkatan antarbus (headway) dimana jumlah armada tidak bisa dioperasikan sebanyak dulu. 

Namun semua itu bisa diatasi pada awal September ini sehingga keadaan sudah pulih sehingga armada sudah bisa kembali ke jalur semula. "Jadi subsidi yang saat ini dianggarkan oleh Pemprov DKI itu ada Rp 3,9 triliun," katanya.

Kendati demikian, pihaknya tak menampik sedang menunggu hasil keputusan terkait adanya penyesuaian kembali yang bisa saja terjadi pemangkasan pada waktu mendatang.

"Subsidi itu nilainya berapa bukan menjadi alasan, karena yang menjadi patokan bagi pelayanan TransJakarta adalah standar pelayanan minimum melalui Peraturan Gubernur No 13 Tahun 2019," katanya.

Peraturan Gubernur Nomor 13 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2017 tentang Standar Pelayanan Minimal Layanan Angkutan Umum Transjakarta. Salah satunya, yakni adanya layanan pramusapa.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, subsidi tiket atau dana PSO TransJakarta mencapai Rp 3,9 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2023. Adapun dana PSO tersebut termasuk untuk pengadaan 120 unit bus listrik yang dioperasikan BUMD Provinsi DKI Jakarta itu. 

Anggota DPRD DKI Eneng Maliyanasari mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjelaskan pemangkasan subsidi kewajiban layanan publik PT TransJakarta Rp 1 triliun untuk Tahun Anggaran 2024.

"Katanya serius mau menangani kemacetan dan polusi udara tapi kenapa malah potong subsidi PSO TransJakarta?" kata Eneng kepada wartawan di Jakarta, Senin (4/9).

Eneng menuturkan pemotongan subsidi ini bisa berpotensi mengurangi layanan bus TransJakarta dan JakLinko/Mikrotrans yang dibutuhkan masyarakat.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore