
MEMBARA: Halte Transjakarta di Bundaran HI dibakar massa saat aksi menolak omnibus law di Jakarta, Kamis (8/10). Vandalisme yang menyerai demonstrasi juga terjadi di berbagai kota di tanah air. (MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)
JawaPos.com - Unjuk rasa menolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja yang berujung bentrok pada Kamis (8/10) turut berdampak pada sejumlah halte TransJakarta. Beberapa halte mengalami rusak berat bahkan dibakar oleh massa.
Tiga halte yang mengalami rusak berat yakni Halte Sarinah, Halte Bundaran Hotel Indonesia (HI), dan Halte Tosari. Namun, ketiga halte tersebut dipastikan sudah bisa kembali beroperasi pada Senin (10/10).
Pantauan JawaPos.com di 3 halte tersebut, operasional terlihat seperti pada hari-hari normal. Bus tetap berhenti normal, penumpang pun bisa menggunakan bus seperti biasa.
Bedanya di ketiga halte tersebut masih terlihat sisa-sisa kerusakan berat. Bagian yang tengah diperbaiki ditutup dengan bedeng. Kemudian diberi spanduk bertuliskan "HALTE INI MILIK RAKYAT YANG SEDANG KAMI PERBAIKI". Ada pula spanduk lain bertuliskan "KAMI BERBENAH KARENA PENGALAMAN DAN PELAYANAN TERBAIK ADALAH HAK ANDA".
Para penumpang pun terlihat tidak terkendala menggunakan TransJakarta meskipun sedang ada perbaikan halte. Namun, khusus di Halte Bundaran HI akses masuk halte hanya bisa melalui jalur Stasiun MRT. Untuk jalur luar yang berada di seberang Hotel Pullman tidak bisa digunakan, karena sedang dalam perbaikan.
Kendati demikian, jumlah penumpang di 3 halte tersebut terbilang normal. Tidak terlalu sepi, tidak juga terlalu ramai. Untuk armada bus yang berlalu lalang mengangkut penumpang pun datang dengan jeda tidak terlalu lama.
Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (TransJakarta), Sardjono Jhony Tjitrokusumo mengatakan, sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan halte-halte yang rusak memang sudah diinstruksikan agar segera beroperasi kembali. Supaya mobilitas warga tidak terganggu.
"Halte-halte tersebut belum bisa difungsikan secara total dan baru difungsikan dengan pola minimum operation," kata Sardjono.
Oleh karena itu, mulai hari ini selama periode Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi, TransJakarta akan melayani warga mulai pukul 05.00-22.00 WIB. Sedangkan bagi tenaga kesehatan, pelayanan diberikan mulai pukul 22.00-23.00 WIB.
https://www.youtube.com/watch?v=Uq73ggbPc54&ab_channel=jawapostvofficial

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
