Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 September 2020 | 18.31 WIB

Jakarta PSBB Lagi, Jumlah Penumpang KRL Turun Hampir 100 Ribu per Hari

Suasana sepinya gerbong KRL Commuter Line  rute  Tanah Abang-Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat, Senin (14/9/2020). Berdasarkan data PT KCI hingga pukul 08.00 WIB, penumpang KRL sebanyak 92.546 orang. Jumlah itu berkurang 19 persen dibandingkan Senin (7/9) - Image

Suasana sepinya gerbong KRL Commuter Line rute Tanah Abang-Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat, Senin (14/9/2020). Berdasarkan data PT KCI hingga pukul 08.00 WIB, penumpang KRL sebanyak 92.546 orang. Jumlah itu berkurang 19 persen dibandingkan Senin (7/9)

JawaPos.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menyampaikan, kondisi seluruh stasiun KRL pada Senin (21/9) pagi ini tetap kondusif memasuki pekan kedua penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) penuh di wilayah DKI Jakarta. Hingga pukul 07.00, data tiket elektronik menunjukkan jumlah penumpang yang turun dibandingkan Senin pekan lalu.

VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba mengatakan, hingga pukul 07.00 pagi ini, jumlah penumpang KRL tercatat 61.488. Jumlah itu berkurang 2 persen dibandingkan Senin pekan lalu pada kurun waktu sama yang berjumlah 62.497 penguna.

Stasiun-stasiun yang mencatat penurunan jumlah penumpang, antara lain Stasiun Citayam sebanyak 4.239 penumpang atau turun 11 persen dibanding waktu yang sama pekan lalu. Stasiun Bekasi sebanyak 3.276 penumpang atau turun 5 persen. Serta, Stasiun Depok sebanyak 2.942 penumpang, atau turun 3 persen.

Meskipun demikian beberapa stasiun mencatat ada peningkatan jumlah penumpang yaitu Stasiun Bogor sebanyak 6.181 penumpang, meningkat 7 persen. Sedangkan Stasiun Rangkasbitung sebanyak 2.142 penumpang, atau meningkat 5 persen.

"Selama sepekan penerapan PSBB penuh di wilayah DKI Jakarta pengguna KRL tercatat mengalami penurunan. Apabila di pekan terakhir masa PSBB Transisi tercatat rata-rata penumpang mencapai 369.728 penumpang per hari, maka pada pekan pertama penerapan PSBB penuh hanya tercatat 298.385 penumpang per hari atau mengalami penurunan sekitar 21 persen," ujarnya dalam keterangannya, Senin (21/9).

Pihaknya juga menyampaikan, PT KCI pada Sabtu (19/9) lalu telah melakukan rekayasa pola operasi KRL. Sehingga layanan KRL kini beroperasi mulai pukul 04.00 hingga pukul 20.00 WIB.

Adapun kereta-kereta pemberangkatan pertama memasuki wilayah DKI Jakarta sekitar pukul 05.00 WIB. Sementara itu, kereta-kereta terakhir meninggalkan wilayah DKI Jakarta sekitar pukul 19.00 WIB.

"KCI menghimbau seluruh penumpang sudah berada di stasiun-stasiun wilayah DKI Jakarta pada sekitar pukul 19.00 WIB," tuturnya.

Eva menyampaikan, dengan rekayasa operasi ini KCI menjalankan 933 perjalanan KRL per hari dari sebelumnya 975 perjalanan tiap harinya. Namun rekayasa operasi ini tidak mengubah frekuensi perjalanan KRL pada jam sibuk pagi dan sore hari.

"Walaupun pengguna KRL berkurang, protokol kesehatan saat berada di stasiun maupun di KRL tetap berlaku, seperti menjaga jarak, pengukuran suhu tubuh, memakai masker, dan mencuci tangan memakai sabun. Semua upaya yang dilakukan KCI perlu dukungan dan kerja sama dari seluruh pengguna untuk menekan penyebaran Covid-19," pungkasnya.

https://www.youtube.com/watch?v=MG3HPZ6oQK4

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore