Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 Agustus 2023 | 21.20 WIB

WFH ASN DKI Mulai Hari ini, Jalanan ke Arah Balai Kota dan DPRD DKI Ramai Lancar

Jalanan di sekitar kompleks kantor pemerintahan DKI Jakarta lebih lengang pasca pemberlakuan WFH bagi ASN DKI Jakarta yang dimulai Senin (21/8). - Image

Jalanan di sekitar kompleks kantor pemerintahan DKI Jakarta lebih lengang pasca pemberlakuan WFH bagi ASN DKI Jakarta yang dimulai Senin (21/8).

JawaPos.com - Lalu lintas ke arah Balai Kota DKI Jakarta di Jalan Medan Merdeka Selatan maupun ke arah DPRD DKI Jakarta di Jalan Kebon Sirih dari Tanah Abang maupun Bundaran HI terlihat ramai lancar seiring dengan pemberlakuan WFH bagi ASN DKI.

Pantauan JawaPos.com di Jalan Budi Kemuliaan ke arah Monas hingga Balai Kota, kemacetan memang sempat mengular di Jalan H. Fachrudin. Namun, hal itu terjadi hanya ketika lampu lalu-lintas berwarna merah. Setelah itu, kemacetan terurai meski masih ramai.
 
Hal sama juga berlaku di Jalan Kebon Sirih. Biasanya, dari pagi hingga sore, di jalanan yang tak terlalu lebar itu kemacetan menanjang hingga sebelum perempatan proyek MRT. Namun, sekitar pukul 12.34 WIB tadi, jalanan ramai lancar. 
 
"Ya emang nggak semacet biasanya sih di sini. Kalau kemarin-kemarin itu kan pasti bakal macet aja lumayan panjang di sini sampai ke arah Senen itu," kata Rizki, salah satu pengemudi ojek online kepada JawaPos.com, Senin (21/8).
 
Pemberlakuan WFH untuk ASN di wilayah DKI Jakarta, kata Rizki, mungkin menjadi salah satu penyebabnya. "Soalnya kan banyak juga kali itu ASN yang tiap hari lewat sini kalau mau kerja," ucapnya.
 
Namun begitu, ia mengatakan bahwa di jalanan selain kawasan kompleks pemerintah DKI Jakarta, kemacetan sempat terjadi. "Kalau di luar dari sini ya biasalah kayak biasanya. Di Jaksel saya tadi masih sama ada aja macet mah," pungkasnya.
 
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menguji coba Work From Home (WFH) bagi PNS yang tidak melakukan pelayanan secara langsung selama dua bulan mulai 21 Agustus-21 Oktober 2023. Uji coba WFH dan ini dilakukan sehubungan dengan isu polusi udara di Jakarta yang santer makin memburuk dan jelang pelaksanaan KTT ASEAN di Jakarta.
 
Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko menerangkan, pelaksanaan uji coba WFH dilakukan dengan persentase kehadiran 50 persen di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
 
Namun, WFH ini tidak berlaku pada layanan yang bersifat langsung kepada masyarakat, seperti RSUD, Puskesmas, Satpol PP, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Perhubungan, hingga pelayanan tingkat kelurahan. 
 
”Jajaran Pemprov DKI Jakarta tetap berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat secara optimal," ujarnya dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Rabu (16/8).
 
"Kami pastikan penerapan WFH tidak berdampak pada pelayanan publik dan pekerjaan tetap dilakukan sebagaimana mestinya,” sambungnya
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore