
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono (kanan) dan Wadir Krimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Syam Indradi (kiri) menunjukkan foto tersangka HS saat memberi keterangan terkait kasus video dugaan makar dan ancaman pembunuhan terhadap Presiden
JawaPos.com - Di tengah pandemi Covid-19, sindikat pencuri spesialis sembako meresahkan warga Kota Tangerang, Banten. Dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama, Polres Metro Tangerang Kota bahkan telah menerima 6 laporan polisi terkait kejahatan sindikat ini.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Ade Ary mengatakann usai dilakukan pengejaran, sindikat ini berhasil ditangkap. Namun, salah seorang pelaku harus meregang nyawa usai terkena tembakan petugas. Pelaku mengancam nyawa petugas dengan senjata api saat hendak ditangkap.
"Awalnya kita dapat informasi bahwa terlihat DPO 363 spesialis sembako melintas menggunakan mobil. Pada Rabu (15/4) Jam 22.05 WIB tim bergerak mendatangi lokasi dan ternyata benar informasi itu," kata Ade kepada wartawan, Sabtu (18/4).
Sindikat ini ditangkapndi di Jalan Raya Cikande Rangkasbitung, Cikande, Kabupaten Serang. Saat itu, mobil polisi mencoba menghentikan laju mobil yang ditumpangi para tersangka. "Setelah mobil para tersangka berhenti lalu tim mengepung kendaraan tersebut namun terlihat tersangka bernama Habibi keluar melompat dari pintu mobil dan lari kearah gorong-gorong," jelasnya.
Saat dikejar, tersangka Habibi mengancam petugas dengan balok kayu dan senjata api. Tindakan tegas dan terukur pun diambil petugas kepada tersangka. "Saat tersangka Habibi diamankan ternyata dia membawa senpi dan balok dan melawan anggota. Akhirnya anggota mengambil tindakan tegas terukur melumpuhkan tersangka," jelas Ade.
Tersangka sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun dinyatakan meninggal ketika masih dalam perjalanan. "Dia itu ternyata residivis 3 kali di kasus yang sama," pungkas Ade.
Sementara itu, 3 tersangka lainnya berhasil diamankan petugas tanpa perlawanan. Dari tangan mereka, polisi menyita barang bukti berupa kendaraan roda 4, beberapa ponsel dan alat untuk melakukan aksi pencurian seperti berbagai macam linggis hingga senjata api.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=YDEq8Nc1DBw
https://www.youtube.com/watch?v=SSQMJKZ-r8M
https://www.youtube.com/watch?v=UQM2Akg2rs0

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
