
Ilustrasi suasana kota Jakarta diselimuti kabut polusi.
JawaPos.com–Berdasar data IQAir, perusahaan teknologi informasi kualitas udara asal Swiss, Jakarta menduduki peringkat teratas sebagai kota paling tercemar di dunia pada Rabu (9/8). Ibu kota Indonesia itu telah konsisten masuk ke dalam daftar sepuluh kota paling tercemar secara global sejak Mei.
Dengan populasi lebih dari sepuluh juta orang, hampir setiap hari Jakarta mencatat tingkat polusi udara yang tidak sehat. Dilansir JawaPos.com dari Reuters pada Kamis (10/8), Rizky Putra, warga Jakarta khawatir kualitas udara yang semakin buruk dapat mengancam kesehatan anak-anak.
”Saya pikir situasinya sangat mengkhawatirkan. Begitu banyak anak-anak yang sakit dengan keluhan dan gejala yang sama seperti batuk dan pilek,” kata Rizky, 35, kepada Reuters TV.
Sejak lama, warga Jakarta telah mengungkapkan keluhan terkait udara yang beracun akibat dari lalu lintas yang parah, asap industri, dan emisi, dari pembangkit listrik yang menggunakan batu bara. Beberapa penduduk Jakarta bahkan telah meluncurkan dan memenangkan gugatan perdata pada 2021 yang menuntut pemerintah mengambil tindakan untuk mengendalikan polusi udara.
Pada saat itu, pengadilan memutuskan bahwa Presiden Joko Widodo harus menetapkan standar kualitas udara nasional untuk melindungi kesehatan manusia. Selain itu, menteri kesehatan dan gubernur Jakarta juga diwajibkan untuk merancang strategi yang efektif dalam mengatasi masalah polusi udara.
Salah satu pendiri aplikasi kualitas udara Napas Indonesia Nathan Roestandy mengatakan, tingkat polusi udara terus memburuk.
”Kita melakukan lebih dari 20.000 napas setiap hari. Jika kita menghirup udara tercemar setiap hari, itu bisa menyebabkan penyakit pernapasan dan paru-paru, bahkan asma. Ini dapat memengaruhi perkembangan kognitif anak-anak atau bahkan kesehatan mental,” ungkap Nathan.
Sementara itu, respons Presiden Joko Widodo terhadap masalah polusi udara Jakarta, yaitu solusinya memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke Nusantara, yang saat ini sedang dibangun dari nol di Pulau Kalimantan. Rencananya, Indonesia menetapkan Nusantara sebagai ibu kota baru tahun depan dan minimal 16.000 pegawai negeri, personel militer, dan polisi dijadwalkan akan dipindahkan ke lokasi tersebut.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
