Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 Agustus 2023 | 22.25 WIB

Jakarta Menjadi Kota Paling Berpolusi Menurut Data IQAir

Ilustrasi suasana kota Jakarta diselimuti kabut polusi. - Image

Ilustrasi suasana kota Jakarta diselimuti kabut polusi.

JawaPos.com–Berdasar data IQAir, perusahaan teknologi informasi kualitas udara asal Swiss, Jakarta menduduki peringkat teratas sebagai kota paling tercemar di dunia pada Rabu (9/8).  Ibu kota Indonesia itu telah konsisten masuk ke dalam daftar sepuluh kota paling tercemar secara global sejak Mei.

Dengan populasi lebih dari sepuluh juta orang, hampir setiap hari Jakarta mencatat tingkat polusi udara yang tidak sehat. Dilansir JawaPos.com dari Reuters pada Kamis (10/8), Rizky Putra, warga Jakarta khawatir kualitas udara yang semakin buruk dapat mengancam kesehatan anak-anak.

”Saya pikir situasinya sangat mengkhawatirkan. Begitu banyak anak-anak yang sakit dengan keluhan dan gejala yang sama seperti batuk dan pilek,” kata Rizky, 35, kepada Reuters TV.

Sejak lama, warga Jakarta telah mengungkapkan keluhan terkait udara yang beracun akibat dari lalu lintas yang parah, asap industri, dan emisi, dari pembangkit listrik yang menggunakan batu bara. Beberapa penduduk Jakarta bahkan telah meluncurkan dan memenangkan gugatan perdata pada 2021 yang menuntut pemerintah mengambil tindakan untuk mengendalikan polusi udara.

Pada saat itu, pengadilan memutuskan bahwa Presiden Joko Widodo harus menetapkan standar kualitas udara nasional untuk melindungi kesehatan manusia. Selain itu, menteri kesehatan dan gubernur Jakarta juga diwajibkan untuk merancang strategi yang efektif dalam mengatasi masalah polusi udara.

Salah satu pendiri aplikasi kualitas udara Napas Indonesia Nathan Roestandy mengatakan, tingkat polusi udara terus memburuk.

”Kita melakukan lebih dari 20.000 napas setiap hari. Jika kita menghirup udara tercemar setiap hari, itu bisa menyebabkan penyakit pernapasan dan paru-paru, bahkan asma. Ini dapat memengaruhi perkembangan kognitif anak-anak atau bahkan kesehatan mental,” ungkap Nathan.

Sementara itu, respons Presiden Joko Widodo terhadap masalah polusi udara Jakarta, yaitu solusinya memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke Nusantara, yang saat ini sedang dibangun dari nol di Pulau Kalimantan. Rencananya, Indonesia menetapkan Nusantara sebagai ibu kota baru tahun depan dan minimal 16.000 pegawai negeri, personel militer, dan polisi dijadwalkan akan dipindahkan ke lokasi tersebut.        

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore