
Reklamasi Teluk Jakarta
JawaPos.com - Proyek reklamasi Pulau C, D dan G di pantai Utara Jakarta akan kembali dilanjutkan. Pasalnya, sejauh ini pengerjaan di pulau-pulau tersebut belum rampung. Sehingga, masih perlu pemadatan agar pembangunan bisa diselesaikan.
"Kawasan pantai maju itu sisi utara lahannya belum jadi. Dia masih harus ditimbun dan perlu pemadatan. Oleh karena itu nggak mungkin dibangun," ujar Direktur Pengembang Bisnis Jakpro Hanief Arie Setianto di Jakarta, Kamis (21/6).
"Di sisi selatan yang sudah ada. Jadi nanti kita akan menyusun rencana pengembangan lahan kontribusi dan juga prasarana sarana utilitas berdasarkan yang ada sekarang," imbuhnya.
Reklamasi teluk Jakarta
Reklamasi teluk Jakarta. (Dok IndoPos/ Jawa Pos Group)
Selain itu, reklamasi di Pulau G (Pantai Bersama) juga belum selesai. Sejauh ini baru 20 persen dari total luas pulau yang terlihat. Namun, untuk bagian bawahnya sudah selesai terbentuk. Hanya sesuai prinsip reklamasi, penimbunan harus dilakukan bertahap.
Hanief menyampaikan, penyelesaian proyek reklamasi ini tidak bertentangan dengan kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyatakan menghentikan reklamasi. Sebab pihak pengembang hanya menyelesaikan pekerjaan yang sudah berjalan, bukan melakukan reklamasi baru.
"Tujuan atau visi pak Gubernur adalah nggak lanjutin reklamasi. Yang udah ada kemanfaatannya sebesar-besarnya untuk masyarakat. Jadi nggak eksklusif, orang udah bisa bebas beraktivitas di sana," jelasnya.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tetap pertahankan empat pulau reklamasi yang terlanjur dibangun.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tetap pertahankan empat pulau reklamasi yang terlanjur dibangun.
Di pulau-pulau yang sudah dilakukan reklamasi rencananya akan dibangun sejumlah fasilitas umum dan fasilitas sosial yang bisa bermanfaat untuk masyarakat. Seperti pembangunan jalur jogging, bersepeda, beberapa unit rumah susun, sekolah, pasar dan restoran ikan.
Kemudian akan dibangun aktivitas Usaha Mikro, Kecil dan Menengan (UMKM). Sehingga roda ekonomi masyarakat bisa terus berputar. Proyek terdekat akan dibangun lapangan upacara seluas 10-15 hektare di Pulau C
"Yang sekarang berlangsung adalah pembangunan lahan upacara yang nanti akan dipergunakan untuk upacara bendera 17 Agustus," pungkas Hanief.
Sebagai informasi, Pulau C dan D di pantai utara Jakarta dibangun oleh PT Kapuk Naga Indah, yang merupakan anak perusahaan PT Agung Sedayu Group. Sedangkan Pulau G dibangun PT Agung Podomoro Land melalui PT Kencana Unggul Sukses, pemilik anak perusahaan PT Muara Wisesa Samudra.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
