Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 5 September 2025 | 15.43 WIB

Khutbah Jumat Tentang Keteladanan dari Rasulullah untuk Para Pemimpin

 
 

Ilustrasi Khutbah Jumat.

JawaPos.com - Umat Islam terutama di Tanah Air selalu merayakan hari kelahiran Nabi Muhammad setiap tahunnya yang kemudian dikenal dengan istilah maulid Nabi. Perayaan maulid Nabi tentu bukan sekadar seremonial belaka, tapi jadi momentum untuk kita selaku umat Muhammad meneladani sikap dan kepribadian beliau baik secara individu ataupun kaitannya dengan sosial atau umat. Sebab, Rasulullah merupakan cerminan manusia sempurna.

Bicara Nabi Muhammad atau Rasulullah SAW, tentu tidak lepas bicara tentang kepemimpinan. Sebab, beliau diutus ke dunia untuk menjalankan fungsi kepemimpinan guna mengarahkan umat manusia ke jalan yang benar untuk kehidupan di dunia ataupun di akhirat nanti.

Perayaan maulid Nabi Muhammad menjadi momentum untuk meneladani sifat-sifat agung beliau dalam menjalankan kepemimpinan. Misalnya beliau memiliki kepekaan tinggi untuk merasakan penderitaan umat atau rakyat, menginginkan keselamatan dan kebaikan untuk mereka, dan lain-lain.

Berikut khutbah Jumat tentang Tentang Keteladanan dari Rasulullah untuk Para Pemimpin yang ditulis oleh H Muhammad Faizin, Ketua PCNU Kabupaten Pringsewu, Lampung, sebagaimana dikutip dari NU Online.


Khutbah I 

الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي أَعَزَّ الْمُؤْمِنِيْنَ، وَأَذَلَّ الْكَافِرِيْنَ، وَنَصَرَ عِبَادَهُ الْمُوَحِّدِيْنَ، وَجَعَلَ فِي طَاعَتِهِ سَعَادَةَ الْمُتَّقِيْنَ، وَفِي عِصْيَانِهِ هَلَاكَ الظَّالِمِيْنَ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، إِلٰهُ الْأَوَّلِيْنَ وَالْآخِرِيْنَ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ الصَّادِقُ الْأَمِينُ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِهِ الطَّاهِرِينَ، وَأَصْحَابِهِ الرَّاشِدِينَ، وَمَنْ سَارَ عَلَىٰ دَرْبِهِمْ وَاتَّبَعَ نَهْجَهُمْ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللّٰهِ وَقَدْ قَالَ: لَقَدْ جَاۤءَكُمْ رَسُوْلٌ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ عَزِيْزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيْصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِيْنَ رَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ. فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۗ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ

Ma’asyiral Muslimin, jamaah Jumat yang dirahmati oleh Allah.

Wasiat takwa menjadi hal penting dan harus disampaikan oleh para khatib dalam khutbahnya. Selain sebagai rukun dalam khutbah Jumat, wasiat takwa juga menjadi pengingat agar kita senantiasa berada dalam jalan yang tepat yang diridhai oleh Allah. Oleh karena itu mari kuatkan takwa kita dalam wujud senantiasa menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. 

Semoga dengan kuatnya takwa dalam diri kita akan menjadi wasilah dibukakannya pintu-pintu solusi bagi setiap permasalahan yang kita hadapi dalam kehidupan di dunia ini. Allah berfriman: 

وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مَخْرَجًاۙ

Artinya: “Siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya.” (QS At-Thalaq: 2). 

Perintah takwa juga sudah diingatkan oleh Rasulullah dalam haditsnya: 

اتَّقِ اللهَ حَيْثُمَا كُنْتَ، وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ

Artinya: “Betakwalah kalian di mana pun kalian berada. Iringilah keburukan dengan kebaikan yang mana itu bisa menghapusnya, dan pergaulilah orang-orang dengan akhlak yang baik,” (HR Imam At-Turmidzi) 

Ma’asyiral Muslimin, jamaah Jumat yang dirahmati oleh Allah.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore