Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Agustus 2025 | 16.22 WIB

Pertama Dalam Sejarah, Indonesia Gelar Kejuaraan Penghafal Alquran Internasional Tuna Netra, Diikuti Delegasi Dari 12 Negara

Dirjen Bimas Islam Kemenag Abu Rokhmad menjelaskan rencana penyelenggaraan Musabaqah Hifzil Quran (MHQ) untuk disabilitas netra. (Hilmi Setiawan/Jawa Pos) - Image

Dirjen Bimas Islam Kemenag Abu Rokhmad menjelaskan rencana penyelenggaraan Musabaqah Hifzil Quran (MHQ) untuk disabilitas netra. (Hilmi Setiawan/Jawa Pos)

JawaPos.com - Kejuaraan penghafal Alquran atau Musabaqah Hifzil Quran (MHQ) tingkat nasional maupun internasional sudah sering diselenggarakan di Indonesia. 

Kali ini Kementerian Agama (Kemenag) menyelenggarakan MHQ khusus untuk penyandang disabilitas netra tingkat internasional. Rencananya, kejuaraan ini diikuti peserta dari 12 negara. 

Ajang yang jadi pertama kali dalam sejarah itu akan digelar pada 1-3 September 2025 di Jakarta. Kejuaraan ini menjadi bagian dari rangkaian Blissful Mawlid yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kemenag. 

Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag Abu Rokhmad mengatakan, ajang MHQ internasional itu menjadi bentuk penghargaan terhadap ketekunan dan kecintaan para penghafal Alquran yang memiliki keterbatasan.

“Pelaksanaan kegiatan perdana ini merupakan wujud komitmen Kemenag dalam mendorong inklusivitas dan kesetaraan akses terhadap nilai-nilai keislaman di tingkat global,” ujar Abu di Jakarta (28/8).

Abu mengatakan, kejuaraan MHQ internasional itu merupakan hasil kolaborasi Ditjen Bimas Islam dengan Rabithah ‘Alam Islami. Ajang tersebut akan diikuti 15 peserta dari 12 negara. Mereka sebelumnya sudah melalui tahapan seleksi hingga lolos ke babak grand final di Jakarta.

Untuk diketahui Rabithah ‘Alam Islami atau Liga Muslim Dunia (Muslim World League) adalah organisasi Islam nonpemerintah terbesar di dunia yang berpusat di Makkah, Arab Saudi. Lembaga ini berdiri pada Mei 1962 dengan dukungan Raja Faisal bin Abdulaziz.

Rencananya, penyambutan kedatangan peserta dijadwalkan berlangsung pada 31 Agustus 2025. Sementara itu rangkaian kegiatan akan dibuka di Hotel Sahid Jakarta dan ditutup di Jakarta Convention Center (JCC). 

Lomba ini akan mempertandingkan lima cabang. Yaitu 30 juz dengan Matan Jazari, 30 juz tanpa Matan Jazari (putra), 30 juz tanpa Matan Jazari (putri), 20 juz, dan 10 juz. Dewan hakim terdiri atas lima orang, yaitu tiga dari Arab Saudi dan dua dari Indonesia.

“Selain lomba, MHQ perdana ini juga akan diramaikan dengan Festival Shalawat Nabi, talkshow bertajuk Cinta Nabi Gaya Gen-Z, serta Haflah Tilawatil Qur’an,” terang Abu.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore