
Proses pemotongan hewan kurban di Mall Hewan Kurban H. Doni di Depok (6/6). (Hilmi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Kementerian Pertanian (Kementan) menaksir kebutuhan hewan kurban di Indonesia tahun ini mencapai dua juta ekor lebih.
Di tengah stok nasional yang melimpah, Kementan memastikan Indonesia masih surplus hewan kurban. Selain itu, Kementan juga memastikan hewan kurban yang beredar dalam kondisi aman, sehat serta memenuhi aspek syariah.
Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan memproyeksikan tahun ini ketersediaan hewan kurban mencapai 3.217.397 ekor.
Di saat bersamaan, kebutuhan hewan kurban nasional pada tahun ini diperkirakan mencapai 2.074.269 ekor. Sehingga Indonesia surplus sekitar 1,14 juta ekor hewan kurban.
Di tengah semaraknya perayaan Idul Adha, Kementan tetap menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS). Seperti kasus penyakit mulut dan kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), dan antraks.
Dirjen PKH Kementan Agung Suganda menyatakan, pengawasan hewan kurban dilakukan secara menyeluruh dengan mengerahkan lebih dari 9.743 petugas di seluruh Indonesia.
“Kami pastikan hewan kurban yang dipotong memenuhi prinsip Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH), bebas dari penyakit, serta sesuai kaidah kesejahteraan hewan,” ujar Agung dalam keterangannya Sabtu (7/6).
Pengawasan dilakukan melalui pemeriksaan dokumen Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Kemudian pemeriksaan sebelum dan sesudah pemotongan, serta penilaian terhadap tempat pemotongan.
Tim pengawas terdiri dari berbagai unsur, mulai dari Ditjen PKH, dinas provinsi/kabupaten/kota, Fakultas Kedokteran Hewan dari 11 universitas, hingga organisasi profesi seperti PDHI dan PAVETI.
Sementara itu, proses penyembelihan kurban di sejumlah lokasi berlangsung meriah. Ada kelompok masyarakat yang menyembelih di hari Jumat (6/6). Ada juga yang memilih hari ini, Sabtu (7/6) supaya tidak bersamaan dengan salat Jumat.
Sesuai aturan, penyembelihan hewan kurban selain di momen Idul Adha (10 Dzulhijjah) juga bisa dilakukan di hari tasyrikh (11-13 Dzulhijjah).
Di antara pemotongan yang dilakukan pada hari Idul Adha adalah di Mall Hewan Kurban H. Doni di kawasan Kota Depok, Jawa Barat.
Menariknya, hewan kurban yang disembelih di lokasi tersebut ada juga yang berasal dari umat Islam asal Jerman dan Amerika Serikat, yang turut berkurban di Indonesia. Daging kurbannya didistribusikan sampai ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Total ada sekitar 50 hewan kurban titipan dari umat Islam asal Jerman. Kemudian ada dua ekor sapi dari umat Islam asal Amerika Serikat (AS).
Kolaborasi hewan kurban dari Jerman dan AS itu digalang Yayasan Solidaritas Bina Insan Kamil (Yasabil). Benny Wahyudi, selaku Ketua Pelaksanaan Kurban 2025 Yasabil mengatakan total hewan kurban yang terkumpul ada 200 ekor sapi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
